Tampilkan postingan dengan label Battle Royale. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Battle Royale. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2019

Demi Biayai Pengobatan Sang Ayah, Anak Ini Live Streaming Fortnite 10jam Sehari

Tak selamanya aktivitas bermain game itu selalu negatif, hal ini dibuktikan oleh seorang anak lelaki dengan nama saluran Twitch 'ZylTV' yang memutuskan melakukan live streaming gim Fortnite. Hal ini dilakukkan bukan untuk kesenangan, tetapi demi mengumpulkan uang guna membayar tagihan medis ayahnya.
Ayah si bocah yang tidak disebutkan namanya itu didiagnosis menderita kanker dubur stadium empat yang telah menyebar ke paru-paru dan hatinya. Menurut para dokter, peluang ayahnya bertahan hidup hanya 20 persen.
Meski vonis dokter jelas terdengar sangat sulit diterima, ZylTV memilih tidak menyerah. Ia pun melalukan live streaminggim Fortnite Battle Royale selama 10 jam sehari berharap uang untuk pengobatan sang ayahnya bisa terkumpul.
Awalnya target uang yang dikumpulkan sebesar 5 ribu dolar AS atau Rp70 jutaan, tetapi ternyata ZylTV dapat melampaui target. Uang 13 ribu dolar AS atau Rp181 juta berhasil terkumpul, seperti dilansir Ubergizmo, Senin (15/7).
Live streaming memang saat ini telah menjadi sumber pendapatan yang cukup menjanjikan. Para streamer dengan keahlian menarik, seperti gamer yang dibekali skill gameplay Good Game (GG) baik berstatus profesional maupun amatir punya peluang sama.i
Kisah menyentuh dari ZylTV sendiri langsung dibanjiri oleh para gamer yang mendukungnya sekaligus memberikan donasi serta bantuan moral untuk dirinya dan keluarga.

Sumber: Akurat.co

Jumat, 12 Juli 2019

Fiverr Manfaatkan Kesuksesan Dari Fortnite Dan PUBG Untuk Buka Pelatihan Khusus bagi Para Pemain

Permainan atau games Battle Royale memang saat ini sedang banyak digandrungi oleh banyak kalang, terlebih lagi pada game Fortnite dan PUBG.
Fiverr Internasional Ltd ingin memanfaatkan kesuksesan dari game online Fortnite dan PUBG untuk memberikan bimbingan langsung bagi para pemain dengan pakar game online. Nantinya, pakar game online ini akan membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain Fortnite maupun PUBG.
Fortnite dan PUBG merupakan game online tersukses di dunia. Maka tak heran, kalau Fiverr secara khusus fokus terhadap kedua permainan daring tersebut.
Fortnite dan PUBG cukup diminati para pecinta game online karena keduanya ini memiliki konsep permainan bertahan hidup di sebuah arena, di mana sekitar 100 gamers dijatuhkan ke sebuah pulau untuk saling bertarung demi bertahan hidup.
Bagi yang berminat mengikuti pelatihan khusus Fortnite dan PUBG, bisa langsung mengunjungi situs resmi Fiverr untuk mendaftar langsung.
Melansir reuters, Jumat (12/7), Fiverr baru saja membuka toko online khusus para gamers yang ingin dibekali ilmu oleh pakar game online nya langsung.
Diperkirakan jumlah gamers akan semakin meningkat dengan adanya Apple In Apple Arcade, yaitu layanan game berbasis langganan dan Google Stadia, yaitu layanan streaming video game berbasia web Alphabet Inc.
Hal itu membuat pihak Fiverr ingin berpatisipasi untuk membantu para penggiat game online.
"Kami ingin membantu memperkuat pertumbuhan yang ada di industri game" ujar Micha Kaufman, Chief Executive Officer Fiver.

Sumer: Akurat.co

Kamis, 20 Juni 2019

MPU Aceh Telah Sah Mengharamkan Game PUBG

Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) pada saat ini adalah game battle royale yang paling diminati diberbagai belahan dunia, terlepas dari kepopulerannya, ternyata ada juga yang mengecam dan me"label"kan game tersebut dengan label haram untuk dimainkan.
Salah satunya di Aceh, ada fatwa yang mengatakan PUBG itu haram dimainkan, fatwa itu disampaikan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dalam sidang yang digelar di Aula Tgk H Abdullah Ujong Rimba Sekretariat MPU Aceh sejak 17-19 Juni 2019.
"Hasil keputusan setelah dikaji selama 2 hari, mendengar para ahli yang terkait, akhirnya MPU Aceh menetapkan bahwa game PUBG dan sejenisnya hukumnya adalah haram," kata Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali, saat dikonfirmasi, Rabu (19/6/2019) malam.
Fatwa haram permainan daring (online) tersebut diputuskan dalam sidang paripurna ulama III tahun 2019 dengan dengan tema 'Hukum & Dampak Game PUBG (Player Unknown's Battle Grounds) dan sejenisnya menurut fiqih Islam, Informasi Teknologi dan Psikologi'.
Sidang ini melibatkan 47 ulama anggota MPU Aceh serta sejumlah para ahli.
Faisal menyampaikan, ada sejumlah alasan yang menjadi pertimbangan pihaknya memutuskan untuk mengharamkan game PUBG. Di antaranya adalah dampak langsung yang ditimbulkan oleh orang yang bermain permainan tersebut berupa melahirkan perilaku yang tidak baik.
"Karena pertimbangan bahwa game itu mengajarkan nilai-nilai kekerasan, bisa merubah perilaku orang yang bermain game, bisa menggangu kesehatan karena dia bagian dari pada kecanduan, dan lainnya," jelas Faisal.
"Berbagai latar belakang itulah disimpulkan bahwa bermain game PUBG dan sejenisnya itu hukumnya haram," jelas wakil ketua MPU Aceh itu lagi.
Faisal menyebutkan, hasil sidang yang digelar selama 2 hari itu kemudian disepakati oleh 47 ulama yang hadir.
"Sebanyak 47 anggota MPU Aceh menyepakati bahwa hukum (bermain game PUBG dan sejenisnya) haram," ujar Faisal.


Sumber: Akurat.co

Rabu, 10 April 2019

5 Alasan Kuat Kalau Counter-Strike Masih Lebih Baik Dibandingkan Dengan PUBG

Perkembangan industri game memang patut diacungi jempol, dari grafik yang hanya 8-bit sekarang sudah menjadi seperti nyata.
PlayerUnknows Battleground (PUBG) adalah salah satu dari perkembangan industri game ini. Hampir semua gamer bermain game PUBG, tetapi PUBG bukanlah game pertama yang menciptakan industri game first-person shooter (FPS) yang kemudian menjadi genre game fenomenal.
Jauh sebelum PUBG dan game-game battle royale lainnya muncul, game seperti Counter-Strike (CS) sudah mengguncang industri game dengan mode permainan multi-player yang membuat para gamer video terhubung dengan gamer lainnya.
Counter-Strike yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2000, tetap menjadi game FPS yang dianggap tetap masih lebih baik dari PUBG, terutama bagi penggemar setia Counter-Strike.
Beberapa alsan di bawah ini bisa memperkuat alasan para penggemar Counter-Strike garis keras kenapa mereka masih setia dengan gim yang satu ini.
1. Counter-Strike membutuhkan skill yang lebih tinggi.
PUBG dinilai tidak lebih kompetitif dari Counter-Strike, di mana dengan 100 pemain saling berhadapan gamer tidak perlu mengambil inisiatif menyerang untuk melumpuhkan lawannya. Gamer cukup menunggu pemain lawan saling bertempur dengan bermain lebih hati-hati dan tidak mengambil risiko untuk memenangkan pertandingan.
2. Sudut pandang (kamera) game CS masih yang terbaik
Perspektif kamera pada game Counter-Strike menawarkan pengalaman lebih dalam. Saat gamer dengan karakternya membawa senjata, melempar bom, hingga menembak semua terasa jauh lebih nyata.
3. Sensasi bermain bersama di ruangan yang sama dengan LAN
Hingga saat ini, PUBG belum bisa memungkinkan pemainnya untuk masuk ke pertandingan dengan menggunakan LAN. Berbeda dengan CS terutama versi sebelum CS:GO yang memberikan sensasi tersendiri karena memungkinkan gamer masuk ke permainan dalam satu ruangan yang sama.
4. Support mod
Ini jadi salah satu poin yang paling menarik dari gim Counter-Strike. Modifikasi sederhana dapat mengubah game untuk menciptakan suasana yang benar-benar baru sehingga tidak membosankan.
5. Nostalgia
Poin ini adalah alasan terkuatnya, gamer yang sudah bermain video game selama sedekade terakhir sudah terlanjut melekat dan jatuh hati pada Counter-Strike yang menjadi pionir game FPS. Kepuasan batin karena bisa bernostalgia adalah rasa yang tidak bisa tandingi oleh apa pun.

Jadi, siapa yang dulu pernah bermain game saat pelajaran komputer disekolah sedang berlangsung? Tenang saja, saya pribadi juga mengalami itu.


Sumber: Akurat.co

Senin, 08 April 2019

Game PUBG Masih "Hype", Kreator Game PUBG Akan Buat Game dengan Genre Baru

Pada saat ini, Game bergenre battle royale memang tengah digandrungi oleh para player diberbagai kalangan usia. Beribicara soal game battle royale, pasti tidak akan lupa dengan PlayeUnknown BattleGrounds (PUBG). Akan tetapi, pengembang PUBG justru akan akan membuat game baru dengan genre baru.
Sang kreator game PUBG, Brendan Greene mengatakan bahwa dirinya saat ini akan menghadirkan divisi baru dalam perusahaan PUBG Corp untuk menjalankan PUBG Special Project.
"Sambut hari baru untuk fokus membangun divisi baru di PUBG Corp dengan projek spesial PUBG," kata Greene dikutip dari Gamespot, Senin (8/4).
Ia juga menuturkan divisi baru itu akan menjalankan projeknya di Amsterdam, Belanda. Ia akan fokus menjabat sebagai riset dan pengembangan game.
Sementara untuk posisi Greene di kantor pusat PUBG Corp Seoul, Korea Selatan menjadi konsultan direktur kreatif.
Dalam sesi wawancara, Greene mengatakan bahwa ia akan mengembangkan game dengan genre lain. Ia menegaskan bahwa sudah mengakhiri karirnya dalam mengembangkan game bergenre battle royale.

"Konsep game 'the last man standing' cukup baik, tapi saya sudah membuatnya. Sekarang saatnya mencoba sesuatu yang lain," jelasnya.
Ia hanya membocorkan bahwa kedepan ia akan menciptakan game dengan konsep yang tidak saling membunuh antar pemain. Justru ia ingin membuat game denga konsep penjelajahan. Sayangnya, Grene tidak memberikan informasi detil mengenai game barunya.
Mimpinya dalam game baru tersebut hanya ingin memberikan pengalaman kepada para pemain agar saling terhubung dengan cara yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
Brendan Greene memang dikenal sebagai bapak genre game battle royale. Game besutannya, PUBG semakin populer di berbagai dunia dan telah dapat dimainkan di berbagai platform.
PlayerUnknown’s Battlegrounds saat ini sudah bisa dimainkan di PC, PlayStation 4, dan Xbox One. Selain itu pengguna bisa memainkannya di Android dan iOS yang dirilis oleh Tencent Games. Sementara bagi pengguna yang tak miliki spesifikasi PC tinggi bisa mencoba PUBG Lite yang bisa didownload gratis.


Sumber: Akurat.co