Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2019

Fitur Beta Musisi Indie Unggah Musik ke Platform Secara Langsung Resmi Dihentikan Sportify

Tren musik indie dikalangan remaja pada saat ini memang sedang "hype", tak jarang banyak band-band indie bermunculan di Indonesia, hal ini juga didukung oleh aplikasi Spotify yang memudahkan para pecinta musik untuk mencari band indie kesukaan mereka.
Salah satu fitur yang terdapat di aplikasi Spotify adalah memungkinkan musisi indie mengunggah lagunya secara langsung ke platform tersebut. Sayangnya, Spotify dilaporkan akan mengakhiri fitur yang sebenarnya mempermudah distribusi karya dari para musisi indie itu.
Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (2/7), lewat situs resminya, Spotify mengumumkan bahwa fitur tersebut tidak lagi akan tersedia di platformnya pada akhir bulan ini. Nantinya, musisi indie harus memindahkan konten mereka yang sudah dirilis ke penyedia lain.
"Kami bekerja dengan mitra distribusi untuk membantu membuat transisi ini sesederhana mungkin bagi para musisi (indie) yang mengunggah musiknya melalui versi beta," tulis Spotify.
Kemampuan yang memungkinkan musisi indie dapat mengunggah lagunya secara langsung ke Spotify memang fitur beta dari platform tersebut.
Pertama kali diluncurkan pada September 2018 lalu, bertujuan untuk menyediakan cara sederhana bagi para musisi tanpa label untuk membagikan musik mereka dan mendapat pendapatan.
"Cara terbaik bagi kami untuk melayani musisi dan label adalah dengan memfokuskan sumber daya kami pada pengembangan alat di area di mana Spotify dapat secara unik menguntungkan mereka," masih dalam pernyataan Spotify di laman resminya.
Penghentian fitur beta ini sendiri dikarenakan Spotify kesulitan dalam memantau hak cipta dalam pendistribusiannya. Sementara pada saat yang bersamaan, Spotify juga ingin mendukung para mitra distributornya.

Sumber: Akurat.co

Senin, 06 Mei 2019

Stop Mendengarkan Musik Saat Sedang Belajar!

Pada saat ini, musik menjadi salah satu bagian yang tak akan bisa dipisahkan dari kehidupan kita, disaat bekerja, maupun belajar, kita terkadang pasti mendengarkan musik.
Musik dipandang sebagai media pendukung yang efektif untuk belajar maupun bekerjan.  
Tapi, psikolog pembelajaran, Bradley Busch, penulis buku Release Your Inner Drive, belajar sambil mendengarkan musik adalah suatu kesalahan.
“Musik memang bisa meningkatkan motiasi. Tapi, musik juga berdampak buruk pada konsentrasi,” kata Bradley dilansir AkuratParenting dari Daily Mail.
Ketika orang ingin mencari ketenangan, sebagian orang akan memilih untuk tidak mendengarkan musik. Selain itu, dengan mendengarkan musik, maka anak-anak mudah mencapai konsentrasi. Jika kamu skeptis dengan klaim anakmu yang menyatakan lebih baik belajar dengan teman, hal itu merupakan hal baik.
Bagaimana solusi lain?
Pakar pendidikan Dr Helen Wright menyebutkan, pembelajaran yang mengutamakan kualitas lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran berbasis kuantitas yang dinilai kontraproduktif.
“Saya merekomendasikan pembelajaran yang rilek setiap lima jam per hari,” kata Wright.
Khusus untuk anak-anak, pembelajaran berbasis aktivitas lebih menyenangkan dibandingkan hanya menawarkan pemandangan dan video.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 04 April 2019

Samsung Galaxy Buds, Sebuah Wearables Earphone Keluaran Samsung

Smartphone memang multifungsi, selain bisa untuk berselancar didunia maya, menikmati berbagai konten hiburan, seperti musik, YouTube hingga menonton film juga bisa dilakukan dismartphone saat ini, hal ini pun telah menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari para kamu milenial next generation.
Aktivitas tersebut bahkan dilakukan kapan pun dan di mananpun. Dan kini hal itu bisa dilakukan lebih leluasa dengan menggunakan earphone tanpa kabel. Samsung menghadirkan sebuah wearables earphone yaitu Samsung Galaxy Buds.
Untuk mendukung pengalaman menikmati konten dengan kualitas suara premium dan desain yang nyaman bagi para next generation, Samsung Galaxy Buds mampu menghasilkan audio yang lebih maksimal karena didukung AKG.
Dengan desain yang compact dan ergonomis, Samsung Galaxy Buds diciptakan untuk semua jenis telinga sehingga sangat nyaman untuk dipakai sehari penuh. Bagi next generations yang yang menyukai simplicity, Galaxy Buds sangat mudah dibawa kemanapun karena dilengkai dengan casing simple yang mudah dimasukkan dalam saku pakaian.
Melansir Gadget Squad, Samsung Galaxy Buds dapat menemani aktivitas sepanjang hari atau saat traveling saat liburan, dengan penggunaan Bluetooth hingga sembilan jam dan durasi menelpon hingga enam jam dalam 1 kali pengisian daya, dan dapat menyimpan daya baterai selama 1.7 jam hanya dengan 15 menit pengisian daya cepat.
Dengan segala kemampuan yang dimiliki, Samsung Galaxy Buds mudah digunakan, cukup dengan membuka casing di dekat smartphone, notifikasi pop up untuk menghubungkan perangkat akan muncul secara otomatis.
Dengan wireless charging dan device-to-device power sharing, pengguna dapat mengisi baterai Galaxy Buds saat berpergian dengan cepat hanya dengan menggunakan Galaxy S10 terbaru milik Samsung. Momen travelling jadi lebih ringkas, tanpa perlu membawa banyak perangkat pengisi daya.


Sumber: Akurat.co