Tampilkan postingan dengan label Hack. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hack. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juli 2019

Terkena Phising? Begini Cara Kenali Taktik Si Penipu!

Salah satu musuh saat kita menggunakan internet adalah Phising, lalu apakah Phising itu sendiri?
Phising adalah suatu metode untuk melakukan penipuan dengan mengelabui target dengan maksud untuk mencuri akun target. Merupakan salah satu cara lama dari serangan siber.
Hal ini masih menjadi ancaman nyata seiring dengan teknik yang digunakan semakin canggih. Penipuan dan berita bohong yang berkembang semakin meyakinkan serta terus ada di perbincangan dan interaksi kita di dunia maya.
Ada banyak bentuk phishing, seperti pesan teks, email, profil media sosial, dan situs web palsu. Biasanya, penipu akan mengirimkan pesan yang seolah-olah berasal dari perusahaan ternama atau berpura-pura menjadi seseorang yang Anda kenal.
Kepada AKURAT.CO, Facebook Indonesia pada hari Senin, (8/7), memberikan informasi tentang bagimana cara mengetahui jika seseorang terkena phising.
Taktik phishing yang paling umum digunakan biasanya menargetkan sisi emosional orang dengan tujuan untuk mengelabui, diantaranya seperti berikut ini:
1. Harga rendah dalam waktu yang terbatas
Menawarkan diskon menarik untuk merek yang Anda sukai. Informasi tersebut mungkin mengandung tautan ke peritel online palsu dan membuat Anda melakukan pembelian.
Ketika Anda mengkliknya, Anda diarahkan ke situs web palsu atau dibuat mengunduh malware yang mencuri informasi. Seringkali pesan phishing ini meminta Anda untuk melakukan tindakan segera atau memberikan data pribadi, seperti kata sandi atau nomor kartu kredit.
2. Saya sangat membutuhkan pertolongan Anda
Seseorang mengaku sebagai salah satu kerabat atau teman Anda mengirimkan pesan bahwa ia sedang dalam masalah dan membutuhkan dana.
Ketika Anda membalas pesan tersebut, penipu akan memanfaatkan kebaikan Anda dan memancing Anda untuk mengirimkan uang atau memberikan data pribadi.
3. Anda sangat menawan
Seseorang mengirimkan Anda pesan romantis dengan harapan untuk mendapatkan kepercayaan Anda. Waspadalah, akhir dari taktik ini adalah untuk membuat Anda mengirimkan mereka uang.
4. Selamat, Anda menang!
Pesan seperti ini mengklaim bahwa Anda telah memenangkan lotre, namun itu hanyalah pancingan dan untuk mendapatkan 'hadiah' tersebut Anda harus membayar biaya keanggotaan atau membagikan data pribadi.
Pesan ini biasanya mengandung kesalahan kata dan tata bahasa, jika diperhatikan lebih jauh, pesan ini juga memiliki tautan palsu. Mirip tautan web yang mengandung nama perusahaan atau brand, namun terdapat kesalahan dalam pengejaan.
5. Akun Anda telah diretas, namun kami bisa membantu.
Taktik ini mengklaim bahwa salah satu akun online Anda telah disusupi atau dihapus. Kabar baiknya, pengirim pesan dapat membantu Anda dengan syarat Anda harus memberikan data pribadi.

Sumber: Akurat.co

Senin, 17 Juni 2019

Cellebrite, Perusahaan Seluler Yang Mengklaim Mampu Membobol Semua Perangkat iOS

Menjebol keamanan IOS bukanlah hal yang mudah, pasalnya IOS dilengkapi dengan security yang sangat ketat, tapi belakangan hari ini ada satu perusahaan seluler yang mampu untuk membobol IOS Iphone.
Cellebrite, perusahaan keamanan seluler asal Israel baru-baru ini menjadi sorotan. Pasalnya, mereka telah berhasil masuk ke IPhone yang dikenal sebagai salah satu perangkat paling aman.
Perusahaan tersebut mendapatkan akses ke konten perangkat tanpa memerlukan kode sandi atau otentikasi biometrik dari pemilik perangkat. Bahkan, Cellebrite bahkan mengaku bahwa dapat melakukan hal ini pada perangkat IOS apa pun tanpa terkecuali.
Melansir Ubergizmo, Selasa (18/6), beberapa waktu lalu Apple sebenarnya telah menambal celah keamanan yang sebelumnya memungkinkan sistem Cellebrite untuk mengakses perangkat mereka.
Kini, Cellebrite mengklaim telah melakukan perbaikan pada sistemnya sehingga mereka dapat melakukan ekstraksi sistem file lengkap pada perangkat IOS apa pun.
Tentu saja hal tersebut bukan sesuatu yang diharapkan oleh Apple. Artinya, setiap perangkat IOS seperti IPhone atau iPad, baik versi lama atau baru sekarang terancam tidak lagi aman dari sistem Cellebrite.
Ditambah lagi berarti bahwa lembaga penegak hukum yang menggunakan produk Cellebrite akan dapat dengan mudah mengekstraksi informasi dari perangkat IOS milik tersangka tanpa memerlukan persetujuan eksplisit dari mereka.
Apple sendiri belum menanggapi klaim Cellebrite tebaru itu. Sampai saat ini ada beberapa pemerintah yang menggunakan produk Cellebrite. Perusahaan ini sebelumnya beralibi bahwa penggunaan produknya untuk membuka kunci IPhone digunakan demi keselamatan publik.


Sumber: Akurat.co