Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2019

Apple Dikabarkan akan Luncurkan 3 Iphone 5G Pada 2020 Mendatang

Pemberitaan terkait jaringan 5G memang belakangan sedang santer terdengar, banyak sekali media-media menyorot dan memberitakan tentang jaringan 5G.
Perusahaan-perusahaan teknologi juga terus berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama meluncurkan teknologi, salah satunya adalah Apple yang saat ini dikabarkan akan meluncurkan 3 IPhone baru pada 2020 mendatang. 
Menurut Ming-Chi Kuo, selaku spesialis analisis Apple, seperti yang dikutip dari Digital Trends, Senin (29/7), mengatakan ketiga smartphone tersebut akan dilengkapi dengan jaringan 5G.
Selain konektivitas yang lebih cepat, ketiga IPhone tersebut akan dirancang ulang dengan layar 6,7 inci, 5,4 inci, dan 6,1 inci serta memiliki layar OLED.
Menurut Kuo, alasan Apple akan produksi IPhone berkuatan 5G ialah karena mereka sudah mengakusisi Intel, yang itu artinya Apple telah memiliki sumber daya untuk menciptakan koneksi jaringan 5G pada 2020 mendatang.
Selain itu, sebelum diakusisi Apple, Intel juga berencana akan membuat modem dengan jaringan 5G pada 2020, sehingga diharapkan, produksi IPhone 5G akan segera terlaksana dengan cepat.

Sumber: Akurat.co

Huawei Maksimalkan Penggunaan Chipset Kirin Untuk Hadapi Perang Dagang

Perusahaan Teknologi asal TiongkokHuawei saat ini sepak terjangnya didunia teknologi memang harus di acungi jempol, pasalnya banyak sekali inovasi-inovasi terbaru yang hadir dari perusahaan asal Tiongkok itu.
Terkait soal chipset, sama halnya dengan Samsung dan Apple, perusahaan telekomunikasi asal TiongkokHuawei dikabarkan akan memaksimalkan penggunaan chipset sendiri milik mereka untuk produk dimasa depan, meskipun sampai saat ini perusahaan masih menggunakan beberapa chipset dari Qualcomm.
Melansir dari Ubergizmo, pada Minggu (28/7). Chipset Huawei untuk produksi mereka dimasa depan yakni bernama Chipset Kirin.Hal tersebut dilakukan perusahaan guna mengurangi ketergantungan mereka dalam penggunaan chipsetdari perusahaan lain yakni Qualcomm dan MediaTek.
Menurut beberapa laporan, pada paruh kedua tahun lalu penggunaan chipset kirin untuk produk huawei kurang dari 40%, dan mereka mengalami peningkatan 5% penggunaan chipset kirin pada paruh pertama tahun 2019 lalu yakni menjadi 45%.
Kendati demikian, Huawei masih mengharapkan adanya pengingkatan kembali untuk penggunaan chipset kirin tersebut di paruh kedua tahun ini, mereka menargetkan penggunaan chipset kirin mencapai 60%.
Dengan begitu Huawei harus dapat memaksimalkan secara baik penggunaan chipset milik perusahaan sendiri, terlebih Qualcomm yang merupakan perusahaan asal AS masih sangat dibatasi produksinya untuk keperluan Huawei.

Sumber: Akurat.co

Kamis, 11 Juli 2019

Merasa Di Diskriminasi, AS Akan Selidiki Rencana Prancis untuk Perusahaan Teknologi Pajak

Amerika Serikat memang dikenal aware dengan teknologinya terlebih lagi soal perusahaan teknologi asal negara mereka, jadi tak heran jika Amerika Serikat melindungi privasi sampai pajak perusahaan teknologi di negara lain sekalipun.
Administrasi Trump mengatakan bahwa mereka akan menyelidiki apakah pajak yang direncanakan Prancis pada perusahaan teknologi sama dengan praktik perdagangan yang tidak adil dengan mendiskriminasi perusahaan AS. Beberapa perusahaan yang dapat terpengaruh termasuk Apple, Facebook, dan Google.  
Penyelidikan, yang akan dilakukan oleh perwakilan perdagangan AS, datang setelah Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire mengusulkan pajak 3 persen pada pendapatan tertentuyang dapat diperoleh perusahaan teknologi besar menyediakan layanan digital kepada pengguna di Prancis.Investigasi 301jenis penyelidikan yang sama yang menyebabkan tarif pada Cina tahun lalumeningkatkan kemungkinan AS memberlakukan tarif baru.
"Amerika Serikat sangat khawatir bahwa pajak layanan digital yang diperkirakan akan melewati Senat Prancis besok secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan Amerika," kata Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer seperti mengutip Cnet.
Robert menambahkan, presiden telah mengarahkan agar menyelidiki dampak undang-undang ini dan menentukan apakah itu diskriminatif atau tidak masuk akal dan membebani atau membatasi perdagangan Amerika Serikat.
Proposal, yang hampir melewati kedua majelis parlemen Perancis, akan mempengaruhi perusahaan dengan setidaknya 750 juta euro (845 juta dolar AS) dalam pendapatan di seluruh dunia dan penjualan digital total 25 juta euro di Perancis. Anggota parlemen Prancis menyebut proposal itu sebagai Les GAFA, singkatan untuk Google,Amazon, Facebook dan perusahaan Apple yang dituduh Perancis tidak membayar ongkos pajak pendapatan.
Apple dilaporkan mencapai kesepakatan tahun lalu dengan otoritas Prancis untuk membayar kembali pajak 500 juta euro (571 juta dolar AS). Le Maire memperingatkan pada bulan Desember bahwa negaranya akan mulai mengenakan pajak atas raksasa teknologi di tingkat nasional jika negara-negara Uni Eropa tidak dapat menyetujui pajak gabungan  atas pendapatan digital. 
Kelompok perdagangan Asosiasi Internet, yang mewakili Google, Facebook, Amazon, Microsoft dan perusahaan teknologi besar lainnya, memuji penyelidikan.
"Langkah hari ini oleh USTR adalah langkah penting dalam menjalankan kepemimpinan Amerika untuk membendung gelombang pajak diskriminatif baru di Eropa," jelas Jordan Haas, Direktur Kebijakan Perdagangan untuk Asosiasi Internet.


Sumber: Akurat.co

Selasa, 09 Juli 2019

Peneliti Project Zero Google Temukan Bug Di IMessage Yang Bisa Merusak IPhone

Tak selamanya aplikasi yang tersedia di playstore aman oleh bug ataupun malware dan sejenisnya.
Pasalnya peneliti Project Zero Google, Natalie Silvanovich baru-baru ini menemukan bug IMessage yang berpotensi dapat merusak IPhone. Ini menyebabkan User Interface (UI) tidak bisa ditampilkan dan ponsel berhenti merespon input.
Kondisi ini menyebabkan ponsel menjadi tidak dapat digunakan segera setelah tidak terkunci. Satu-satunya cara untuk memperbaiki ponsel adalah dengan reboot ke mode pemulihan dan melakukan pengembalian. Tentu hal ini akan menyebabkan hilangnya data pada perangkat.
Melansir Ubergizmo, Selasa (9/7), kabar baiknya adalah dilaporkan bahwa masalah ini telah ditambal di IOS 12.3. Artinya selama pengguna memperbaharui IPhone ke versi IOS 12.3 atau lebih baru, maka perangkat akan terlindungi.
Pengguna yang belum meperbaharui perangkat iOS sangat dianjurkan untuk memastikan bahwa IPhone-nya menjalankan setidaknya sistem operasi IOS 12.3.
Sementara itu, ini bukan pertama kalinya bug IMessage ditemukan. Pada tahun 2015 lalu, bug serupa dengan masalah yang sama menyerang IPhone.
Ada juga bug lainnya yang ditemukan pada tahun lalu, di mana ketika pengguna mengirim karakter aneh melalui IMessage menyebabkan IPhone berhenti beroperasi.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 03 Juli 2019

Apple Keluarkan iPhone Versi Murah Hanya di Tiongkok

Tiongkok memang menjadi negara yang jarang menggunakan produk dari luar, termasuk produk-produk handphone dan ponsel buatan dari luar negaranya.
Karena hal ini, Apple yang belum dan tidak pernah membuat model IPhone yang dikhususkan untuk satu negara tertentu. Hal ini bisa saja berubah jika rumor yang datang dari Tiongkok benar adanya.
Mengutip laporan China Global Times, Rabu (3/7), Apple dikabarkan tengah mengerjakan IPhone baru versi murah yang hanya tersedia di Tiongkok. Langkah ini disebut sebagai respon Apple terhadap penurunan penjualan di negeri tirai bambu itu.
Face ID tampaknya akan menjadi salah satu fitur yang dihilangkan untuk memangkas biaya. Apple dikabarkan akan menggantinya dengan sistem Touch ID baru yang akan melibatkan sensor sidik jari berbasis layar. Hanya mengganti Face ID akan cukup menghemat karena teknologi di balik fitur ini memang tak murah.
Sebelumnya, Apple memang kerap memberi perlakuan khusus dalam hal pelayanan untuk para penggunanya di Tiongkok. Hal ini dikarenakan Tiongkok adalah pasar smartphone yang paling menguntungkan di dunia.

Sumber: Akurat.co

Selasa, 25 Juni 2019

IOS 13 Versi Beta Telah Di Rilis Apple, Apakah Aman?

Sebagian besar pengguna smartphone di dunia adalah pengguna produk Apple, entah itu IPhone ataupun IPad.
Kabarnya Apple baru saja meluncurkan versi beta dari IOS 13 dan IPad OS 13 pertamanya ke publik. Jadi, tidak diperlukan akun pengembang untuk bisa mengunduhnya.
Sekarang, pengguna IPhone atau IPad yang kompatibel dapat mencoba semua fitur dari sistem operasi terbaru yang sedang dikerjakan Apple. Perlu diingat bahwa ini masih versi beta, di mana sangat memungkinkan pengguna mengalami beberapa masalah atau bug.
Melansir Ubergizmo, Selasa (25/6) Apple akan terus merilis versi beta setiap beberapa minggu sebelum meningkatkannya dan dirilis secara final ke publik. Apple belum memberikan tanggal rilis pasti untuk IOS 13 dan IPad OS 13.
Kemungkinan besar peluncuran dilakukan pada bulan September tahun ini. Sementara itu, program beta publik ini akan menjadi proses pengumpulan data dan pengujian untuk melakulan perbaikan serta peningkatan pada perangkat lunak sebelum benar-benar dirilis ke semua pengguna.
Sistem operasi terbaru besutan Apple itu sendiri hadir dengan perubahan dan peningkatan besar. Contohnya, IOS 13 akan memperkenalkan sistem manajemen baterai baru. Diharapkan dapat membantu memperlambat penuaan pada baterai IPhone.
Ada lagi kemampuan dukungan multi-cam, membuat pengguna dapat merekam video lewat ponsel dari bagian depan belakang secara bersamaan. Selain itu, pembaruan IOS 13 mendatang memungkinkan pengguna untuk saling berbagi audio, dan masih banyak lainnya.
Sayangnya tak semua model IPhone bakal bisa menikmati perubahan besar IOS 13. Rumornya, semua perangkat iOS yang dirilis sebelum 2016 tidak akan menerima IOS 13. Artinya, hanya IPhone 7, IPhone 7 Plus, dan seri lebih baru yang akan mendukung pembaruan tersebut.

Sumber: Akurat.co

Kamis, 20 Juni 2019

Saat Ini, Apple Jadi Perusahaan Gim Terbesar Ke-4 di Dunia Berkat Iphone

Gim / game memang menjadi hiburan yang sangat menyenangkan dikala kita jenuh dengan rutinitas yang telah kita lalui seharian.
Berbicara perusahaan gim, nama-nama seperti Microsoft, Sony, Nintendo, EA, hingga Blizzard mungkin lebih sering dikenal. Namun, kini Apple tampaknya muncul sebagai perusahaan gim yang juga dapat dipertimbangkan.
Mengutip analisis Newzoo, Jumat (21/6), Apple disebut sebagai perusahaan gim keempat terbesar di dunia. Bagi sebagian pihak hal ini membingungkan karena Apple tidak membuat gim atau konsol. IPhone dikatakan menjadi faktor yang membawa Apple ke pencapaian ini.
Hal tersebut juga menunjukkan bahwa besarnya penetrasi gim seluler. Faktanya, saat ini memang harus diakui setiap orang hampir dipastikan memiliki smartphone yang berisikan gim-gim tertentu dibandingkan dengan konsol.
Menurut analisis, Apple diperkirakan mendapat lebih dari 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28 triliun dari gim pada kuartal pertama 2018. Namun, tidak dirincikan lebih detil apakah pendpatan ini hanya berdasarkan dari App Store pada umumnya atau potongan yang diterima Apple dari aplikasi yang dijual di App Store.
Pencapaian Apple ini disebut akan bisa semakin meningkat karena gelaran Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 beberapa waktu lalu. Pada ajang konferensi tahunan perusahaan itu perusahaan meluncurkan Apple Arcade.
Apple Arcade adalah layanan berlangganan untuk bermain gim sepuasnya. Namun, Apple Arcade bukanlah layanan gim streaming seperti Google Stadia. Konsep yang ditawarkan Apple Arcade adalah menyuguhkan deretan gim ekslusif kepada pengguna seluruh platformnya.

Sumber: Akurat.co

Senin, 17 Juni 2019

Cellebrite, Perusahaan Seluler Yang Mengklaim Mampu Membobol Semua Perangkat iOS

Menjebol keamanan IOS bukanlah hal yang mudah, pasalnya IOS dilengkapi dengan security yang sangat ketat, tapi belakangan hari ini ada satu perusahaan seluler yang mampu untuk membobol IOS Iphone.
Cellebrite, perusahaan keamanan seluler asal Israel baru-baru ini menjadi sorotan. Pasalnya, mereka telah berhasil masuk ke IPhone yang dikenal sebagai salah satu perangkat paling aman.
Perusahaan tersebut mendapatkan akses ke konten perangkat tanpa memerlukan kode sandi atau otentikasi biometrik dari pemilik perangkat. Bahkan, Cellebrite bahkan mengaku bahwa dapat melakukan hal ini pada perangkat IOS apa pun tanpa terkecuali.
Melansir Ubergizmo, Selasa (18/6), beberapa waktu lalu Apple sebenarnya telah menambal celah keamanan yang sebelumnya memungkinkan sistem Cellebrite untuk mengakses perangkat mereka.
Kini, Cellebrite mengklaim telah melakukan perbaikan pada sistemnya sehingga mereka dapat melakukan ekstraksi sistem file lengkap pada perangkat IOS apa pun.
Tentu saja hal tersebut bukan sesuatu yang diharapkan oleh Apple. Artinya, setiap perangkat IOS seperti IPhone atau iPad, baik versi lama atau baru sekarang terancam tidak lagi aman dari sistem Cellebrite.
Ditambah lagi berarti bahwa lembaga penegak hukum yang menggunakan produk Cellebrite akan dapat dengan mudah mengekstraksi informasi dari perangkat IOS milik tersangka tanpa memerlukan persetujuan eksplisit dari mereka.
Apple sendiri belum menanggapi klaim Cellebrite tebaru itu. Sampai saat ini ada beberapa pemerintah yang menggunakan produk Cellebrite. Perusahaan ini sebelumnya beralibi bahwa penggunaan produknya untuk membuka kunci IPhone digunakan demi keselamatan publik.


Sumber: Akurat.co

Rabu, 12 Juni 2019

Lindungi Data Pribadi Anda Di Iphone Dengan 5 Langkah ini

Perlindungan terhadap data pribadi di era digital saat ini sangatlah penting, pasalnya para pengguna smartphone menggunakan data pribadi pada akun cloud ataupun sejenisnya.
Data pribadi di zaman sekarang ini telah menjadi subjek yang sangat rumit. Pabrikan smartphone misalnya, mencoba berbagai langkah untuk melindungi data pribadi penggunanya.
Apple, salah satu perusahaan teknologi yang dianggap paling menghargai privasi data penggunanya bukan berarti benar-benar bersih dalam hal ini. Jadi, tak ada salahnya untuk berinisiatif sendiri meminimalisir risiko sembari mendapat perlindungan data dari perusahaan.
Berikut ini adalah lima cara yang bisa dilakukan sendiri untuk melindungi data pribadi pada perangkat IPhone.
1. Batasi pelacakan aplikasi IPhone dari layanan lokasi.
Buka Pengaturan> Privasi> Nonaktifkan Layanan Lokasi untuk aplikasi apapun atau periksa aplikasi pengaturan layanan lokasi yang beralih ke akses lokasi "selalu".
Ulangi prosedur yang sama untuk informasi sensitif lainnya yang mungkin Anda miliki seperti kata sandi, kontak, data biometrik, dan juga akses ke mikrofon dan kamera perangkat.
2. Aktifkan "batasi pelacakan iklan"
Buka Pengaturan> Privasi dan gulir ke bawah, kemudian ke Iklan. Aktifkan "batas pelacakan iklan". Tindakan ini tidak akan menghilangkan aktivitas pelacakan tetapi pasti akan memperlambatnya.
3. Matikan "penyegaran latar belakang" pada aplikasi
Opsi ini dapat ditemukan di Pengaturan> Umum> Penyegaran Aplikasi Latar Belakang.  Menghapus fungsionalitas akan melarang aplikasi mengirim data Anda saat ponsel tidak digunakan, atau pada malam hari.
Namun, ini tidak akan menghentikannya mengirim data saat Anda menggunakan aplikasi.
4. Gunakan aplikasi pihak pertama yang dibuat oleh Apple
Mengutamakan untuk menggunakan layanan Apple adalah cara terbaik. Apple memiliki standar privasi untuk aplikasinya yang lebih tinggi daripada aplikasi lain.
Aplikasi pihak pertama juga mencegah penyimpanan data ke tingkat minimum dan mengenkripsi data Anda.
5. Hapus aplikasi pihak ketiga yang tidak perlu
Jika ada aplikasi yang berasal dari sumber pihak ketiga, dan Anda sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya lebih baik hapus saja.

Sumber: Akurat.co

Selasa, 28 Mei 2019

Remaja Retas Sistem Apple, Alih-alih Ingin Bekerja Disana, Eh Malah Dikenakan Sanksi

di
Bekerja untuk perusahaan besar teknologi memang menjadi dambaan untuk mereka yang tertarik pada bidang teknologi tersebut, termasuk para peretas website / situs.
Sebagian besar peretasan dianggap sebuah aktivitas yang ilegal. Meskipun sifatnya ilegal, masih banyak yang melakukannya untuk tujuan tertentu.
Menariknya, alih-alih dituntut dan diseret ke jalur hukum, terkadang pelaku peretasan malah mendapat apresiasi dari perusahaan atau sistem yang mereka retas. Hal inilah yang diharapkan oleh seorang remaja Australia baru-baru ini.
Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (28/5), remaja tersebut berhasil meretas Apple beberapa tahun lalu. Mengetahui bahwa ada peretas lain sebelumnya yang berhasil mendapat pekerjaan, ia pun mencoba melakukan hal yang sama.
Sayang, angan-angannya untuk mendapat pekerjaan di raksasa perusahaan teknologi itu dengan cara meretas tidak berhasil dicapai. Kabar baiknya, remaja yang mulai melakukan peretasan di usia 13 tahun ini tidak juga dijebloskan ke penjara.
Pengadilan setempat menilai bahwa remaja tersebut pada dasarnya tidak menggunakan keahliannya untuk tindak kejahatan. Ketertarikannya terhadap teknologi dan perusahaan Apple yang menjadi motivasinya.
Kabar terbaru mengatakan bahwa remaja peretas Apple ini berada dalam masa percobaan selama sembilan bulan. Dirinya juga berencana untuk mempelajari keamanan digital dan kriminologi di universitas di masa mendatang.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 15 Mei 2019

Apple Siapkan IPhone Versi Terbaru Dengan Tiga Kamera Utama!

Apple memang menjadi produk elektronik yang sering digunakan oleh milenial di Indonesia, khususnya adalah produk smartphone mereka yaitu IPhone.
Apple pastinya sedang menyiapkan smartphone IPhone versi terbaru. Dan belum lama ini kembali muncul bocoran IPhone baru yang diduga akan disebut IPhone XI.
Bocoran ini berupa cetakan IPhone baru yang mempertegas jika smartphone ini akan segera rilis dengan menggunakan tiga kamera utama.
Melansir Hitekno, cetakan IPhone XI yang muncul di Twitter ini menampilkan bentuk kotak di bagian belakang yang disebut-sebut merupakan wujud tiga kamera utama perangkat ini.
Tiga kamera utama dalam kotak tersebut berada di sisi kanan perangkat dan membentuk posisi segitiga, lengkap dengan satu flash di bagian kiri atas. Tepat di bawahnya, kamu akan menemukan microphone kecil untuk menangkap suara saat merekam video.
Bocoran cetakan IPhone baru yang mengungkap tiga kamera utama perangkat ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter @markgurman.
Mark Gurman sendiri dikenal sebagai salah satu penulis dalam bidang teknologi. Sebelumnya, dirinya pernah membocorkan tampilan IPhone XR yang menggunakan bagian berbentuk kotak yang terdiri dari dua kamera.
Jauh sebelum akhirnya cetakan ini bocor, banyak yang memprediksi jika IPhone XI akan datang dengan lensa ultra-wide dari Sony.
Sayangnya, hingga kini, Apple memang masih menutup mulut dan pelit berbicara mengenai desain kamera perangkat anyarnya ini.
Namun, banyak yang berharap tiga kamera utama yang diusung Apple dalam IPhone XI ini akan memberikan sensasi fotografi yang tidak biasa.
Beberapa prediksi mengenai IPhone XI menyebutkan jika kamera perangkat ini akan dilengkapi dengan lapisan kaca untuk mempertajam bidikan saat melakukan proses pemotretan. Menurut rencana, IPhone XI ini akan rilis pada September mendatang dengan tiga varian.
Mengenai kedatangan IPhone baru ini memang masih rumor, namun yang pasti, Apple akan segera merilis sistem operasi anyarnya yaitu iOS 13. Kita nantikan ya.


Sumber: Akurat.co

Jumat, 10 Mei 2019

Diam-diam Apple Beli Perusahaan Baru Setiap 2 Minggu

Perusahaan Apple.Inc adalah perusahaan teknologi multinasional yang merancang, mengembangkan, dan menjual barang elektronik konsumen, perangkat lunak komputer dan layanan daring.
Siapa yang sangka, ternyata Apple punya kebiasaan diam-diam ketika mengakuisisi perusahaan lain. Tanpa banyak orang tahu, Apple kerap membeli perusahaan rintisan dalam tempo yang tidak masuk akal.
CEO Tim Cook mengatakan bahwa Apple membeli perusahaan baru rata-rata setiap dua minggu hingga tiga minggu. Dalam enam bulan terakhir saja, Apple sudah membeli puluhan perusahaan.
“Setengah tahun, Apple membeli 20 perusahaan sampai 25 perusahaan. Frekuensinya sesering saya membeli kebutuhan pokok di toko,” ujarnya seperti melansir Telset.
Untuk membeli perusahaan sebanyak itu, Apple hanya mengeluarkan uang sebesar 225,4 miliar dolar AS. Jumlah tersebut terbilang kecil untuk proses akuisisi perusahaan.
Tahun lalu, Apple mengalami perlambatan penjualan iPhone selama empat bulan terakhir. Akibatnya, pendapatan perusahaan pun turun sebesar 15 persen ketimbang tahun sebelumnya.
Menurut laporan pendapatan Apple, iPhone yang digunakan secara aktif saat ini berjumlah lebih dari 900 juta perangkat. Apple Watch, iPad, iPod, dan Mac juga masih dipakai oleh banyak konsumen.
Sampai awal 2019, total perangkat buatan Apple yang digunakan oleh konsumen mencapai 1,4 miliar unit. Sayang, Apple tidak menjelaskan detail terkait angka pengguna masing-masing produk.
Apple mengonfirmasi bahwa jumlah total penggunanya bertumbuh sebanyak lebih dari 100 juta dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Angka itu meningkat sebesar 40 persen dibanding 2016.


Sumber: Akurat.co

Senin, 29 April 2019

Dikenal Termurah Di Variannya, Benarkah iPhone XR Generasi Kedua Akan Hadir?

Iphone memang dikenal dengan harganya yang bisa dibilang bisa membuat dompet tipis, tapi dibalik itu semua, apple juga mempunyai varian ponsel yang dijual murah.
IPhone XR pada dasarnya menjadi ponsel Apple terbaru dan varian termurah dari seri X. Karenanya, IPhone XR tidak disematkan panel layar OLED dan hanya memiliki satu kamera.
Melihat respon baik terhadap IPhone XR, pihak Apple dikabarkan akan merilis ponsel tersebut ke generasi kedua.
Dilansir dari Ubergizmo, Senin (29/4) menurut informasi dari supplier di Cina, IPhone XR 2 terdapat dua kamera belakang. Selain itu, didukung dengan software kamera yang sama seperti iPhone X dan iPhone XS.
Ini berarti bahwa penggantian IPhone XR harus mendapat manfaat dari kamera telefoto baru selain sensor utama yang biasa.
Detail tentang ini belum diungkapkan, tetapi saat ini tidak ada peningkatan besar-besaran.
Sementara itu, IPhone XR generasi pertama hadir dengan layar 6.1 inci Liquid Retina dengan resolusi 1792 x 828 piksel.
Apple mengklaim layar All-new Liquid Retia ini adalah LCD terbesar yang pernah digunakan di iPhone dan tetap nyaman saat dipakai satu tangan.
Apple menyediakan fitur IP67 di IPhone XR yang memungkinkan smartphone tahan debu dan air hingga 1 meter selama 30 menit. Dalam pengujiannya, smartphone mampu bertahan ketika disiram minuman kopi, teh dan soft drink.
Ia dibekali chipset Apple A12 Bionic yang diklaim sebagai terpintar dan powerfull diperangkat Apple. Chipset ini dilengkapi dengan 6 core, 2 core dibuat khusus untuk kerja berat dan 4 core lainnya dirancang hemat daya untuk proses pekerjaan standar.
Lalu untuk GPU-nya hadir dengan 4 inti yang mampu memberikan performa 50% lebih cepat dibanding A11 Bionic.
IPhone XR ini hanya ada satu kamera beresolusi 12 MP aperture f/1.8 dan kamera selfie 7 MP aperture f/2.2. Ada beberapa fitur unggulan yang disajikan Apple, yakni Smart HDR yang memberikan highlight dan detil shadow lebih banyak, boleh untuk menciptakan efek blur, low-light detail, enchanced potrait mode selfie hingga perekaman video 4K stereo.


Sumber: Akurat.co

Minggu, 24 Maret 2019

Apple Akan Meluncurkan Layanan Game


Game ataupun layanan game selalu menarik untuk dikulik, kali ini Apple juga akan merambah ke dunia game dengan layanan gamenya.

Apple dikabarkan akan menyelenggarakan acara pada Senin (25/3) di mana mereka diharapkan untuk meluncurkan layanan streaming video barunya. Selain video, Apple juga dikabarkan akan meluncurkan layanan berita dan majalah, tetapi tidak semuanya. Menurut laporan dari Bloomberg, tampaknya Apple juga bisa meluncurkan layanan game baru.
Ini akan serupa dengan layanan Apple lainnya di mana pengguna akan membayar langganan tarif tdi mana mereka kemudian akan dapat mengakses banyak game berbayar. Tidak jelas seperti apa game yang akan ditawarkan, laporan itu menambahkan bahwa ini akan menjadi game berbayar dan bahwa judul freemium tidak akan disertakan.
Misalnya ada game yang gratis untuk dimainkan tetapi juga menawarkan layanan berbayar, seperti Super Mario Run di mana gamer dapat membayar biaya untuk membuka kunci game secara penuh.
Laporan ini juga melanjutkan untuk menambahkan bagaimana biaya akan dibagi antara pengembang, di mana judul yang berkinerja baik dan dimainkan banyak akan mendapatkan potongan yang lebih besar.
Nampaknya Anda harus bersabar hingga Senin besok di mana Apple akan mengungkapnya secara jelas.


Sumber: Akurat.co