Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2019

Inilah 5 Rekomendasi Tempat Di Lombok Yang Cocok Untuk Backpacker

Bagi seorang traveler, berlibur ke Lombok memang menjadi salah satu list yang harus dikunjunginya, tapi terkadang terkendala oleh biaya yang bisa dibilang lebih besar ketimbang untuk berwisata dipulau jawa.
Jangan khawatir, liburan ke Lombok tidak perlu merogoh kocek yang dalam, asal tahu cara menyiasatinya. Mula-mula, kamu harus mendapatkan tiket pesawat dan hotel di Lombok yang murah. Lalu, ketahui tempat-tempat wisata yang tidak membutuhkan harga tiket masuk yang mahal.
Apa saja? Berikut rekomendasinya. 
Lokasi pantai ini dekat dengan pusat kota Mataram. Kamu bisa menempuh perjalanan sejauh 17 kilometer atau selama 30 menit. Pantai ini digemari oleh wisatawan karena ombaknya yang tenang, sehingga memungkinkan untuk berenang atau berendam. Banyak penyewa alat snorkeling di pinggir pantai.
Kamu bisa berhemat dengan makan siang di warung-warung yang berada di tepi pantai. Makanan yang ditawarkan adalah makanan khas Lombok seperti ayam taliwang, sate bulayak, dan plecing kangkung.
Desa Sade adalah desa wisata yang terletak di bagian selatan Pulau Lombok. Letaknya dekat dari Bandara Internasional Lombok, yaitu sekitar 8 kilometer atau bisa ditempuh dalam waktu 20 menit saja.
Kamu tidak perlu membayar untuk masuk ke desa ini, hanya memberikan donasi saja. Desa ini jadi favorit wisatawan karena masih kental dengan unsur budaya. Anda akan melihat rumah adat dan kehidupan Suku Sasak. Selain itu, banyak kain tenun yang dijual oleh penduduk setempat.
Bukit Merese adalah salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi saat berada di Lombok. Mandalika, kawasan tempat Bukit Merese berada, adalah satu satu bagian 10 Destinasi Pariwisata Prioritas yang sedang dikembangkan oleh Kemenpar.
Bukit ini jadi incaran wisatawan untuk melihat matahari terbit dan terbenam. Puncak bukit bisa ditempuh dengan cara mendaki selama 10 menit. Bukit Merese bisa dijajal oleh siapa saja karena jalannya tidak terlalu terjal.
Dari atas bukit, kamu bisa melihat laut dan objek wisata lainnya yang berada di sekitar Bukit Merese, yaitu Pantai Tanjung Aan dan Pantai Batu Payung. Jika itineray perjalanan kamu agak luang, sempatkan waktu untuk berkunjung ke dua pantai tersebut.
Letak kedua air terjun ini cukup jauh dari Mataram, memerlukan waktu tempuh sekitar dua jam. Kamu bisa mengunjungi Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sindang Gile dalam satu waktu karena keduanya berada di kaki Gunung Rinjani. Letaknya pun berdekatan, sekitar 450 meter saja.
Kamu perlu berjalan di medan yang cukup menantang untuk bisa mencapai kedua air terjun ini. Mendaki, melintasi jembatan, bahkan sesekali melewati pohon tumbang adalah hal yang harus dilalui. Setelah sampai di air terjun, berendam di air jernih yang berasal dari Gunung Rinjani adalah pengalaman terbaik.
Bukit Pergasingan 
Ingin melihat Gunung Rinjani, tetapi tidak memiliki pengalaman mendaki atau memiliki jadwal perjalanan yang ketat? Kamu bisa melihat gunung dari Bukit Pergasingan. Puncak bukit yang berada di ketinggian 1.670 meter di atas permukaan laut ini bisa dicapai dalam waktu tiga jam mendaki.
Kamu bisa melihat beragam pemandangan seperti persawahan yang membentuk kotak-kotak, Gunung Rinjani yang menjulang tinggi, Desa Sembalun yang damai, dan pemandangan perbukitan yang indah.
Mau hotel yang ramah di kantong? Booking hotel di aplikasi Airy saja. Kamu bisa memilih kamar kelas bujet dengan harga di bawah Rp200 ribu per malam. Tidak perlu khawatir dengan fasilitasnya, kamu dijamin akan mendapat kasur yang empuk, pendingin ruangan, perlengkapan mandi dan air minum gratis.
Metode pembayarannya juga beragam, mulai dari transfer bank, kartu kredit, atau melalui gerai Indomaret. Transaksi di aplikasi ini sangat aman dan tepercaya. Segera pesan tiket sekarang dan selamat menjelajahi Lombok!

Sumber: Akurat.co

Senin, 20 Mei 2019

Bingung Mencari Makanan Halal Diluar Negeri? Aplikasi Ini Bantu Anda Temukan Tempat Makan Halal!

Saat berpergian keluar negeri, apalagi yang notabenenya adalah bukan negara islam, pasti sangat susah untuk wisatawan muslim untuk mencari makanan yang halal. Tapi jangan takut untuk saat ini sudah ada aplikasi yang membantu anda menemukan makanan halal. 
Melansir dari Tripzilla, berikut beberapa aplikasi yang bisa menjadi asisten perjalanan Anda, terutama bagi yang doyan berwisata kuliner di luar negeri.

Zabihah

Zabihah menampilkan restoran, pasar, dan masjid di negara-negara Amerika Utara, Eropa, Australia, Singapura, Hong Kong dan Afrika. Lebih dari 20 ribu tempat dalam daftar mereka telah direview. Selain itu, pengguna aplikasi Zabihah juga bisa memeriksa restoran secara terperinci, mulai dari keotentikan sertifikat halalnya, alamat, jam buka, harga hingga peringkatnya.
Popularitasnya tidak bisa dilepaskan dari usaha Zabihah dan 2,5 ribu lebih partner restoran mereka memberikan penawaran spesial bagi penggunanya. Aplikasi Zabihah tersedia di iOS dan Android.

Halal Dining Club

Aplikasi ini memunculkan informasi ribuan restoran di selurun dunia, meski ada sembilan kota tertentu yang memiliki informasi yang cukup komprehensif, yaitu Singapura, Bangkok, Hong Kong (Kowloon), London, Paris, New York, Toronto, Manchester dan Birmingham.
Selain memudahkan pencarian restoran bersertifikat halal, aplikasi Halal Dining Club membolehkan penggunanya untuk membaca review, buku menu restoran dan mendapatkan poin loyalitas. Aplikasi ini juga menjadi aplikasi yang terintegrasi di mana komunitas muslim bisa berkolaborasi.
Aplikasi Halal Dining Club tersedia di iOS dan Android. 

Crave Halal

Aplikasi Crave Halal, yang mencakup restoran di Korea Selatan, Amerika Serikat dan Kanada, membanggakan diri dengan menawarkan database yang terus update dan akurat. Untuk memastikan hal ini, tim di belakang aplikasi Crave Halal langsung menghubungi setiap restoran secara manual untuk memverifikasi status halal mereka. Hal ini terbilang luar biasa karena database mereka memiliki lebih dari 13 ribu restoran halal.
Pada aplikasinya, pengguna juga bisa melihat restoran halal paling populer di daerah tertentu, sekaligus membuka peta untuk memeriksa seberapa banyak opsi restoran halal yang dimiliki di dekat mereka.
Aplikasi Crave Halal tersedia di iOS dan Android.

Halal Navi

Di-launching pada 2014 oleh ahli IT asal Malaysia, yang belajar dan bekerja di Tokyo, aplikasi Halal Navi yang fokus di Jepang ini mengandalkan komunitas untuk memverifikasi restoran dan status halalnya, bebas dari unsur babi atau vegetarian. 
Untuk bisa masuk dalam daftar, restoran setidaknya harus menyajikan sejumlah sajian bebas daging atau seafood tanpa alkohol. Sebanyak 80 ribu lebih pengguna yang sudah terdaftar dengan standar keagamaan bisa memilih makan di restoran ini dengan keputusan mereka sendiri.
Selain memberikan jalan bagi Muslim menemukan makanan halal, Halal Navi membolehkan pengguna untuk berhubungan dengan komunitas dengan membagi tips dan review. Pengguna juga bisa menggunakan aplikasi untuk menemukan penjual bahan makanan halal, tempat ibadah dan masjid.
Meski database Halal Navi fokus ke Jepang, aplikasi ini mulai melebarkan sayapnya ke Korea Selatan, Thailand dan Jerman. Aplikasi Halal Navi tersedia untuk iOS dan Android.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 02 Mei 2019

Sekarang Ibadah Umrah Bisa Lewat Aplikasi "Safar"

Sekarang, kita sudah semakin dimudahkan jika ingin berpergian kemana saja, bahkan untuk umrah pun sekarang sudah ada aplikasi online marketplace-nya.
PT Safar Anugerah Indonesia (Safar) telah meluncurkan aplikasi online marketplace 'Safar' untuk perjalanan umrah. Aplikasi ini juga telah menjalin kerjasama dengan PT Metranet sebagai pendukung bisnis monetisasi industri online.

"Kami melihat Safar memiliki potensi growth yang cukup tinggi. Dalam kemitraan ini, Metranet berperan sebagai partneruntuk pengembangan strategi pemasaran dan sosialisasi produk Safar ke berbagai calon mitra serta calon konsumen. Kami optimis melalui platform digital advertising andalan kami, pendistribusian iklan digital Safar dapat menyasar ke target audiens yang tepat sesuai dengan profil Safar," kata Digital Consumer Director PT Metranet Setyo Budianto dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (2/5).

Sementara itu, CEO Safar Andang Sentanu mengatakan aplikasi besutannya ini sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk membantu para calon jemaah Indonesia yang hendak merencanakan perjalanan umrah dengan lebih gampang dan aman.
“Gampang, yakni pengguna dapat mencari paket umrah melalui langkah yang mudah, serta proses pembelian yang ringkas dan cepat. Aman, di mana dana dari jemaah akan tersimpan dengan aman di joint account dan hanya bisa dicairkan ketika mitra travel telah menyelesaikan tanggung jawabnya pada jemaah,” tutur Andang.
Safar berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada calon jemaah dan jemaah umrah melalui tiga jenis layanannya, yaitu online marketplace sebagai penyedia ragam biro perjalanan
umrah secara online, travel management system yang mengelola data ketersediaan paket umrah secara lengkap, dan travel assistance yang merupakan pendampingan kepada calon
jemaah selama proses perjalanan umrah.
Adapun 7 fitur yang telah Andang hadirkan dalam aplikasinya. Diantaranya kepraktisan calon jemaah dalam mencari paket dan membeli paket umrah, kemudahan submit dokumen calon jemaah kepada mitra travel untuk proses persiapan perjalanan umrah, keamanan dana jemaah dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi transaksi terkini, kenyamanan bagi jemaah dengan informasi pendampingan langsung dari aplikasi selama ibadah umrah.
Selain itu fitur komunikasi dan update informasi antara jemaah, Safar, dan mitra travel melalui aplikasi, pengembangan fitur aplikasi untuk meningkatkan kenyamanan calon jemaah dalam menjalankan ibadah umrah baik sebelum, selama perjalanan umrah dan hingga setelah kembali ke Tanah Air. Terakhir, kerjasama intensif dengan mitra travel untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proses umrah.
Pada fase persiapan, Safar dan mitra travel umrah yang dipilih akan mendata kelengkapan berkas jemaah, seperti tiket, paspor, visa, vaksinasi dan lainnya. Fase keberangkatan, jemaah
dapat menggunakan aplikasi Safar untuk memantau jarak dengan masjid, penginapan, dan pusat perbelanjaan. Fase kedatangan merupakan bagian terakhir dari perjalanan, Safar
menyediakan opsi dokumentasi, memorabilia bahkan pencatatan alumni perjalanan untuk menjaga silaturahmi.
Proses screening mitra travel Safar dilakukan secara internal mulai dari pengecekan data di Kementerian Agama, penetapan kandidat (shortlisting) dan pendekatan langsung ke mitra
potensial. Sampai saat ini Safar sudah memiliki 11 mitra travel dan sampai akhir tahun 2019 perusahaan menargetkan untuk memiliki 50 mitra travel dari seluruh Indonesia
“Sebagai penghubung antara mitra travel umrah dengan publik, kami ingin terus menjaga kualitas dan kontrol layanan agar benar-benar menghadirkan nilai tambah dari segi kemudaha dan keamanan bagi para peminat umrah. Terlebih umrah adalah perjalanan religius di mana kami ingin pengguna Safar bisa fokus beribadah tanpa memikirkan hal-hal teknis selama perjalanannya. Karenanya kami memiliki tiga fase pendampingan dan monitoring selama umrah,” jelas Andang.

Sumber: Akurat.co