Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2019

Inilah 5 Rekomendasi Tempat Di Lombok Yang Cocok Untuk Backpacker

Bagi seorang traveler, berlibur ke Lombok memang menjadi salah satu list yang harus dikunjunginya, tapi terkadang terkendala oleh biaya yang bisa dibilang lebih besar ketimbang untuk berwisata dipulau jawa.
Jangan khawatir, liburan ke Lombok tidak perlu merogoh kocek yang dalam, asal tahu cara menyiasatinya. Mula-mula, kamu harus mendapatkan tiket pesawat dan hotel di Lombok yang murah. Lalu, ketahui tempat-tempat wisata yang tidak membutuhkan harga tiket masuk yang mahal.
Apa saja? Berikut rekomendasinya. 
Lokasi pantai ini dekat dengan pusat kota Mataram. Kamu bisa menempuh perjalanan sejauh 17 kilometer atau selama 30 menit. Pantai ini digemari oleh wisatawan karena ombaknya yang tenang, sehingga memungkinkan untuk berenang atau berendam. Banyak penyewa alat snorkeling di pinggir pantai.
Kamu bisa berhemat dengan makan siang di warung-warung yang berada di tepi pantai. Makanan yang ditawarkan adalah makanan khas Lombok seperti ayam taliwang, sate bulayak, dan plecing kangkung.
Desa Sade adalah desa wisata yang terletak di bagian selatan Pulau Lombok. Letaknya dekat dari Bandara Internasional Lombok, yaitu sekitar 8 kilometer atau bisa ditempuh dalam waktu 20 menit saja.
Kamu tidak perlu membayar untuk masuk ke desa ini, hanya memberikan donasi saja. Desa ini jadi favorit wisatawan karena masih kental dengan unsur budaya. Anda akan melihat rumah adat dan kehidupan Suku Sasak. Selain itu, banyak kain tenun yang dijual oleh penduduk setempat.
Bukit Merese adalah salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi saat berada di Lombok. Mandalika, kawasan tempat Bukit Merese berada, adalah satu satu bagian 10 Destinasi Pariwisata Prioritas yang sedang dikembangkan oleh Kemenpar.
Bukit ini jadi incaran wisatawan untuk melihat matahari terbit dan terbenam. Puncak bukit bisa ditempuh dengan cara mendaki selama 10 menit. Bukit Merese bisa dijajal oleh siapa saja karena jalannya tidak terlalu terjal.
Dari atas bukit, kamu bisa melihat laut dan objek wisata lainnya yang berada di sekitar Bukit Merese, yaitu Pantai Tanjung Aan dan Pantai Batu Payung. Jika itineray perjalanan kamu agak luang, sempatkan waktu untuk berkunjung ke dua pantai tersebut.
Letak kedua air terjun ini cukup jauh dari Mataram, memerlukan waktu tempuh sekitar dua jam. Kamu bisa mengunjungi Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sindang Gile dalam satu waktu karena keduanya berada di kaki Gunung Rinjani. Letaknya pun berdekatan, sekitar 450 meter saja.
Kamu perlu berjalan di medan yang cukup menantang untuk bisa mencapai kedua air terjun ini. Mendaki, melintasi jembatan, bahkan sesekali melewati pohon tumbang adalah hal yang harus dilalui. Setelah sampai di air terjun, berendam di air jernih yang berasal dari Gunung Rinjani adalah pengalaman terbaik.
Bukit Pergasingan 
Ingin melihat Gunung Rinjani, tetapi tidak memiliki pengalaman mendaki atau memiliki jadwal perjalanan yang ketat? Kamu bisa melihat gunung dari Bukit Pergasingan. Puncak bukit yang berada di ketinggian 1.670 meter di atas permukaan laut ini bisa dicapai dalam waktu tiga jam mendaki.
Kamu bisa melihat beragam pemandangan seperti persawahan yang membentuk kotak-kotak, Gunung Rinjani yang menjulang tinggi, Desa Sembalun yang damai, dan pemandangan perbukitan yang indah.
Mau hotel yang ramah di kantong? Booking hotel di aplikasi Airy saja. Kamu bisa memilih kamar kelas bujet dengan harga di bawah Rp200 ribu per malam. Tidak perlu khawatir dengan fasilitasnya, kamu dijamin akan mendapat kasur yang empuk, pendingin ruangan, perlengkapan mandi dan air minum gratis.
Metode pembayarannya juga beragam, mulai dari transfer bank, kartu kredit, atau melalui gerai Indomaret. Transaksi di aplikasi ini sangat aman dan tepercaya. Segera pesan tiket sekarang dan selamat menjelajahi Lombok!

Sumber: Akurat.co

Senin, 20 Mei 2019

Bingung Mencari Makanan Halal Diluar Negeri? Aplikasi Ini Bantu Anda Temukan Tempat Makan Halal!

Saat berpergian keluar negeri, apalagi yang notabenenya adalah bukan negara islam, pasti sangat susah untuk wisatawan muslim untuk mencari makanan yang halal. Tapi jangan takut untuk saat ini sudah ada aplikasi yang membantu anda menemukan makanan halal. 
Melansir dari Tripzilla, berikut beberapa aplikasi yang bisa menjadi asisten perjalanan Anda, terutama bagi yang doyan berwisata kuliner di luar negeri.

Zabihah

Zabihah menampilkan restoran, pasar, dan masjid di negara-negara Amerika Utara, Eropa, Australia, Singapura, Hong Kong dan Afrika. Lebih dari 20 ribu tempat dalam daftar mereka telah direview. Selain itu, pengguna aplikasi Zabihah juga bisa memeriksa restoran secara terperinci, mulai dari keotentikan sertifikat halalnya, alamat, jam buka, harga hingga peringkatnya.
Popularitasnya tidak bisa dilepaskan dari usaha Zabihah dan 2,5 ribu lebih partner restoran mereka memberikan penawaran spesial bagi penggunanya. Aplikasi Zabihah tersedia di iOS dan Android.

Halal Dining Club

Aplikasi ini memunculkan informasi ribuan restoran di selurun dunia, meski ada sembilan kota tertentu yang memiliki informasi yang cukup komprehensif, yaitu Singapura, Bangkok, Hong Kong (Kowloon), London, Paris, New York, Toronto, Manchester dan Birmingham.
Selain memudahkan pencarian restoran bersertifikat halal, aplikasi Halal Dining Club membolehkan penggunanya untuk membaca review, buku menu restoran dan mendapatkan poin loyalitas. Aplikasi ini juga menjadi aplikasi yang terintegrasi di mana komunitas muslim bisa berkolaborasi.
Aplikasi Halal Dining Club tersedia di iOS dan Android. 

Crave Halal

Aplikasi Crave Halal, yang mencakup restoran di Korea Selatan, Amerika Serikat dan Kanada, membanggakan diri dengan menawarkan database yang terus update dan akurat. Untuk memastikan hal ini, tim di belakang aplikasi Crave Halal langsung menghubungi setiap restoran secara manual untuk memverifikasi status halal mereka. Hal ini terbilang luar biasa karena database mereka memiliki lebih dari 13 ribu restoran halal.
Pada aplikasinya, pengguna juga bisa melihat restoran halal paling populer di daerah tertentu, sekaligus membuka peta untuk memeriksa seberapa banyak opsi restoran halal yang dimiliki di dekat mereka.
Aplikasi Crave Halal tersedia di iOS dan Android.

Halal Navi

Di-launching pada 2014 oleh ahli IT asal Malaysia, yang belajar dan bekerja di Tokyo, aplikasi Halal Navi yang fokus di Jepang ini mengandalkan komunitas untuk memverifikasi restoran dan status halalnya, bebas dari unsur babi atau vegetarian. 
Untuk bisa masuk dalam daftar, restoran setidaknya harus menyajikan sejumlah sajian bebas daging atau seafood tanpa alkohol. Sebanyak 80 ribu lebih pengguna yang sudah terdaftar dengan standar keagamaan bisa memilih makan di restoran ini dengan keputusan mereka sendiri.
Selain memberikan jalan bagi Muslim menemukan makanan halal, Halal Navi membolehkan pengguna untuk berhubungan dengan komunitas dengan membagi tips dan review. Pengguna juga bisa menggunakan aplikasi untuk menemukan penjual bahan makanan halal, tempat ibadah dan masjid.
Meski database Halal Navi fokus ke Jepang, aplikasi ini mulai melebarkan sayapnya ke Korea Selatan, Thailand dan Jerman. Aplikasi Halal Navi tersedia untuk iOS dan Android.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 02 Mei 2019

Sekarang Ibadah Umrah Bisa Lewat Aplikasi "Safar"

Sekarang, kita sudah semakin dimudahkan jika ingin berpergian kemana saja, bahkan untuk umrah pun sekarang sudah ada aplikasi online marketplace-nya.
PT Safar Anugerah Indonesia (Safar) telah meluncurkan aplikasi online marketplace 'Safar' untuk perjalanan umrah. Aplikasi ini juga telah menjalin kerjasama dengan PT Metranet sebagai pendukung bisnis monetisasi industri online.

"Kami melihat Safar memiliki potensi growth yang cukup tinggi. Dalam kemitraan ini, Metranet berperan sebagai partneruntuk pengembangan strategi pemasaran dan sosialisasi produk Safar ke berbagai calon mitra serta calon konsumen. Kami optimis melalui platform digital advertising andalan kami, pendistribusian iklan digital Safar dapat menyasar ke target audiens yang tepat sesuai dengan profil Safar," kata Digital Consumer Director PT Metranet Setyo Budianto dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (2/5).

Sementara itu, CEO Safar Andang Sentanu mengatakan aplikasi besutannya ini sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk membantu para calon jemaah Indonesia yang hendak merencanakan perjalanan umrah dengan lebih gampang dan aman.
“Gampang, yakni pengguna dapat mencari paket umrah melalui langkah yang mudah, serta proses pembelian yang ringkas dan cepat. Aman, di mana dana dari jemaah akan tersimpan dengan aman di joint account dan hanya bisa dicairkan ketika mitra travel telah menyelesaikan tanggung jawabnya pada jemaah,” tutur Andang.
Safar berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada calon jemaah dan jemaah umrah melalui tiga jenis layanannya, yaitu online marketplace sebagai penyedia ragam biro perjalanan
umrah secara online, travel management system yang mengelola data ketersediaan paket umrah secara lengkap, dan travel assistance yang merupakan pendampingan kepada calon
jemaah selama proses perjalanan umrah.
Adapun 7 fitur yang telah Andang hadirkan dalam aplikasinya. Diantaranya kepraktisan calon jemaah dalam mencari paket dan membeli paket umrah, kemudahan submit dokumen calon jemaah kepada mitra travel untuk proses persiapan perjalanan umrah, keamanan dana jemaah dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi transaksi terkini, kenyamanan bagi jemaah dengan informasi pendampingan langsung dari aplikasi selama ibadah umrah.
Selain itu fitur komunikasi dan update informasi antara jemaah, Safar, dan mitra travel melalui aplikasi, pengembangan fitur aplikasi untuk meningkatkan kenyamanan calon jemaah dalam menjalankan ibadah umrah baik sebelum, selama perjalanan umrah dan hingga setelah kembali ke Tanah Air. Terakhir, kerjasama intensif dengan mitra travel untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proses umrah.
Pada fase persiapan, Safar dan mitra travel umrah yang dipilih akan mendata kelengkapan berkas jemaah, seperti tiket, paspor, visa, vaksinasi dan lainnya. Fase keberangkatan, jemaah
dapat menggunakan aplikasi Safar untuk memantau jarak dengan masjid, penginapan, dan pusat perbelanjaan. Fase kedatangan merupakan bagian terakhir dari perjalanan, Safar
menyediakan opsi dokumentasi, memorabilia bahkan pencatatan alumni perjalanan untuk menjaga silaturahmi.
Proses screening mitra travel Safar dilakukan secara internal mulai dari pengecekan data di Kementerian Agama, penetapan kandidat (shortlisting) dan pendekatan langsung ke mitra
potensial. Sampai saat ini Safar sudah memiliki 11 mitra travel dan sampai akhir tahun 2019 perusahaan menargetkan untuk memiliki 50 mitra travel dari seluruh Indonesia
“Sebagai penghubung antara mitra travel umrah dengan publik, kami ingin terus menjaga kualitas dan kontrol layanan agar benar-benar menghadirkan nilai tambah dari segi kemudaha dan keamanan bagi para peminat umrah. Terlebih umrah adalah perjalanan religius di mana kami ingin pengguna Safar bisa fokus beribadah tanpa memikirkan hal-hal teknis selama perjalanannya. Karenanya kami memiliki tiga fase pendampingan dan monitoring selama umrah,” jelas Andang.

Sumber: Akurat.co

Kamis, 25 April 2019

Tinggalkan Pekerjaan Untuk Keliling Dunia? Hal Inilah Yang Dilakukan Pasutri Ini

Meninggalkan pekerjaan hanya untuk traveling keliling dunia? Sebagian orang berfikir bahwa ini adalah hal gila, tapi tidak untuk pasangan suami istri ini.
Pasangan suami dan istri Kylie Gibbon (45) dan Mike Gibbon (43) dari Auckland, Selandia Baru, memilih meninggalkan pekerjaannya. Mereka juga mengajak anak-anaknya untuk keliling dunia selama delapan bulan. Mereka menganggap traveling lebih menarik dan menjadi pembelajaran nyata bagi anak-anak.
Pasutri itu berpetualangan ke Eropa, Amerika Selatan, dan Afrika. Pilihan itu dipilih setelah Kylie dan Mike mengaku tekanan pekerjaan membuat mereka tidak nyaman dan membuat mereka tertekan. Mereka ingin mengubah gaya hidup. Mereka pun memutuskan untuk mundur dari pekerjaan mereka dan awalnya berlibur ke Asia pada 2016.
“Kita mempersiapkan enam bulan sebelum traveling. Kita melakukan riset dan memutuskan kemana kita pergi. Kita memesan pesawat dan hotel. Kita juga menjual mobil kita,” kata Kylie, dilansir Daily Mail pada Senin (15/4).
Kylie dan Mike sudah berlibur ke 57 negara. Sedangkan anak-anaknya sudah berlibur ke 35 negara. Mereka menganggap bahwa keputusan berlibur bersama anak-anak  merupakan keputusan yang tepat. Mereka memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi dunia dan menghabiskan waktu yang berkualitas bersama anak-anak.
“Sebelum kita berlibur, kita bekerja terlalu berat, terkadang sehari hanya bermain dengan anak hanya satu jam. Kini kita beruntung. Kita memiliki waktu yang berkualitas bersama mereka,” kata Kylie.
“Kita memiliki pengalaman yang menakjubkan. Kita membangun kenangan keluarga. Kita juga membangun ikatan keluarga jangka panjang,” terangnya.
Ketika mengajak anak-anaknya ikut berlibur, Kylie mengaku tak semua orang sepakat dengan traveling dan home-schooling. Mereka mengatakan kalau Kylie dan keluarganya sudah gila karena berlibur terlalu lama. Namun demikian, Kylie mengaku mendapatkan pengalaman positif dengan pendidikan home-schooling yang ditanganinya sendiri.
Kylie dan suaminya menjalankan home-schooling untuk anak-anaknya empat jam sehari.
“Kita menggunakan kurikulum online dan memanfaatkan pelajaran membaca, menulis, mengejak, dan matematika,” ujarnya.
Dia juga mengajarkan bagaimana eksplorasi budaya yang berbeda kepada anak-anaknya.
Kylie juga meminta anak-anaknya untuk menulis jurnal dan pengalaman selama berlibur.
“Sains, geografi, sejarah, dan seni adalah apa yang kita bisa lihat selama perjalanan ini,” katanya.
Dia mengungkapkan, anak-anak bisa bertemu dengan orang baru dan melihat dunia yang tidak diketahui mereka sebelumnya.
Awal tahun ini, Kylie dan keluarga besarnya juga meninggalkan Selandi Baru untuk kembali menjelajah dunia.
“Traveling dan lompatan adalah hal yang awalnya sulit,” kata Kylie.
Tapi, ketika kamu mendapatkan banyak hal positif dan tantangan, menurut Kylie, maka orang akan menemukan banyak keuntungan untuk mempersatukan keluarga.


Sumber: Akurat.co

Dengan Bayi Berusia 3Bulan, Pasangan Ini Berkeliling Dunia Menggunakan Kapal


Pernah berfikir untuk keliling dunia bersama keluarga kecil dengan kapal dan mengajak anak yang usianya masih dibawah 1tahun untuk ikut?

Elayna Carausu (26) dan Riley Whitelum (35) adalah sepasang kekasih yang memilih untuk berkeliling dunia dengan kapal pesiar mewahnya. Mereka tidak mengeluarkan biaya sendiri. Namun, justru para penggemar di YouTube yang mendanai perjalanan mereka.


Ketika bayi mereka lahir pada Januari lalu, Lenny, pasangan asal Australia tetap mengajak bayinya untuk berlayar dan berkeliling dunia. Saat bayinya berusia kurang dua bulan, pasangan itu sudah berkeliling ke Charleston, Florida, Bahamas.
“Perjalanan dengan kapal ini membutuhkan perhatian 24 jam. Kita juga melakukan perjalanan pada malam hari, Lenny juga ikut aktif,” kata Elayna dilansir Daily Mail pada Selasa (16/4).
“Sebenarnya, saya adalah ibu yang menjalankan tugas sepenuhnya, sedangkan Riley menjadi pelaut tunggal,” ujarnya.
Elayna mengungkapkan mereka tetap mencoba untuk terus melanjutkan pelayanan meskipun bayinya masih berusia sangat muda. Namun, justru tantangan mengasuh bayi sambil berlayar menjadi keunikan tersendiri. 
“Lenny sepertinya sangat suka berlayar,” ujar Elayna. “Awalnya, Lenny sering mabuk laut dan kerap menangis. Tapi, lama kelamaan, dia sudah mulai terbiasa,” tuturnya.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 17 April 2019

Tim Voors, Seorang Petualang Yang Berjalan Kaki Sejauh 2.650 Mil

Pernah berfikir untuk liburan seorang diri dengan berjalan kaki? pasti tidak, bukan? selain menguras waktu yang sangat banyak, juga menguras tenaga yang sangat banyak.
Tapi hal tersebut tidak berlaku untuk Petualang sejatiTim Voors dari Belanda menghabiskan Pacific Crest Trail di Amerika Serikat (AS) sendirian.
Dia belajar menavigasi wilayah dan mencari makanan dengan apa yang tersedia di alam. Pendaki ekstrim itu kini meluncurkan buku baru yang diambil dari kisah petualangannya dengan judul "The Great Alone-Walking the Pacific Crest Trail."
Melansir Daily Mail pada Senin (15/4), petualangan yang dilakukan Voors mulai dari Sierra di Nevada hingga gurun Mojave di California. Dia mengabadikan keindahan Pacific Crest Train dengan kameranya.
Dia menghabiskan waktu selama enam bulan untuk berjalan sejuah 2.650 mil, membentang dari California hingga Kanada. Dia menghadapi berbagai musim dari musim panas hingga salju yang sangat dingin. 
"Saya ingin mendapatkan pengalaman tentang bagaimana bertahan diri dan membawa sesuatu yang saya butuhkan di tas," kata Tim.
"Saya bisa tidur di bawah bintang, bertemu dengan orang baru dan berjalan sendirian dengan pikiran saya sendiri," ujarnya. 
Selama enam bulan, Tim sudah menjalani enam juta langkah dan mampu menurunkan berat badan hingga sembilan kilogram. Dia hanya menghabiskan 9.500 dolar Amerika Serikat.
Dikarenakan berjalan kaki, Tim sudah menghabiskan enam sepasang sepatu dan empat kaos kaki.
Selama perjalanan itu, dia menghabiskan 120 botol bir dan 1.000 liter air minum. Untuk makanan, dia menghabiskan 100 hamburger dan pizza. 


Sumber: Akurat.co

Rabu, 10 April 2019

Raja Ampat Digadang-gadang Akan Jadi Wisata Halal

Indonesia memang dikenal dengan destinasi alamnya, hampir semua daerah mempunyai destinasi-destinasi alam yang bisa di bilang tiap daerah banggakan, mulai dari pegunungan hingga alam bawah lautnya.
Indonesia juga baru saja memenangkan destinasi halal dunia yang dirilis oleh Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019. Tentu hal ini sangat membanggakan sebab, Indonesia duduk di posisi teratas bersama dengan Malaysia.
Sebelumnya, Indonesia juga mempunyai 10 Destinasi Halal di berbagai provinsi yaitu, Lombok (NTB), Aceh, Jakarta, Sumatera Barat, Jogja, Riau & Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Riyanto Sofyan, Pengarah Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata mengatakan Kemenpar selalu mendukung provinsi di Indonesia untuk dijadikan destinasi halal selain ke 10 destinasi tersebut.
"Bisa lebih dari 10. Kita terbuka dan jangan ragu. Misalnya untuk membranding menjadi destinasi wisata halal. Justru itu akan memperluas pasar bukan mempersempit pasar," katanya saat ditemui AkuratTravel di acara Global Muslim Travel Index (GMTI) di Pullman, Jakarta Pusat baru-baru ini.
Lanjut Riyanto, menurutnya selain 10 Destinasi Wisata Halal yang sudah dicanangkan tersebut, adalah provinsi di Papua Barat yang memiliki potensi dan siap dijadikan destinasi wisata halal berikutnya.
"Di luar dari 10 destinasi wisata hal yang berpotensi kita bisa melihat Raja Ampat sebenarnya masuk juga. Raja Ampat salah satu yang berpotensi," tuturnya.
Menurutnya wilayah Raja Ampat ini selain keindahan alamnya yang menakjubkan yang setara dengan Maldive, ternyata di sana masyarakatnya mayoritasnya menganut agama Islam.
"Raja Ampat yang termasuk berpotensi. Karena di sana juga kan indah sekali. Saya pikir. Maldive kan juga termasuk destinasi wisata halal. Raja Ampat jauh lebih indah. Dan, pada waktu Rakernas tahun lalu itu kan di Raja Ampat dan saya kebetulan hadir di sana. Jangan lupa di Raja Ampat ternyata juga mayoritasnya Muslim di sana. Jadi, environmentnya sudah halal lifestyle," tutupnya.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 28 Maret 2019

Kabar Gembira! Garuda Indonesia Beri Diskon Tiket 50 Persen, Yuk Cek Infonya!

Kabar gembira bagi kamu yang ingin berpergian atau ingin berlibur dengan menggunakan pesawat terbang dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia.
Demi Menyambut HUT Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke-21, Garuda Indonesia memberikan diskon tarif tiket penerbangan hingga 50 persen untuk seluruh rute penerbangan domestik. 
Promo potongan harga tiket penerbangan tersebut dikemas dalam acara “Garuda Indonesia Online Travel Festival” dan berlaku mulai 31 Maret hingga 13 Mei 2019 untuk channel penjualan Online Travel Agent (OTA), aplikasi mobile apps, Linkaja hingga website (www.garuda-indonesia.com).

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah mengungkapkan bahwa penawaran diskon tarif tiket pesawat hingga 50 persen tersebut juga bagian dari dukungan Garuda Indonesia bagi seluruh sektor masyarakat dalam menunjang pergerakan perekonomian nasional. 

Terlebih khususnya sektor pariwisata, UMKM, hingga industri logistik nasional. Mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan infrastruktur perekonomian. 

Berbagai program potongan harga akan terus dilakukan sesuai dengan ekspektasi pelanggan melalui travel fair atau online market. Adapun yang perlu diperhatikan adalah pentingnya untuk melakukan pemesanan tiket yang harus dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan untuk mendapatkan tarif promo tersebut.

"Kami akan terus memastikan bahwa penurunan harga menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam menyediakan pelayanan maskapai bintang 5 dengan tarif yang kompetitif sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia", papar Pikri.

Pihaknya mengklaim aspirasi dari berbagai pihak khususnya sektor industri perhotelan maupun pariwisata akan ditampung dengan baik oleh pihak Garuda Indonesia. Dia pun berkomitmen untuk memperhatikan kepentingan internal perusahaan dan aspek kepentingan nasional secara berdampingan dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk penentuan harga tiket.


Sumber: Akurat.co

Senin, 25 Maret 2019

Takut Naik Pesawat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Takut akan ketinggian bisa juga mengakibatkan kita untuk takut juga naik pesawat, memang untuk sebagian orang, naik pesawat adalah momen yang sangat menyenangkan. Apalagi, jika baru pertama kali. Namun, sebagian orang malah merasa bahwa naik pesawat lebih dari teror, yang sangat menakutkan.
Mereka benar-benar takut naik pesawat, bahkan jika sudah melakukannya berulang kali. Padahal sebenarnya, pesawat adalah moda transportasi paling aman di dunia. Jauh meninggalkan kereta, kapal, mobil, apalagi motor.
Ingat, kecelakaan pesawat hanya terjadi diantara 1: 1,2 juta penerbangan. Diperjelas lagi bahwa, hanya satu diantara 1,2 juta kali penerbangan. Juta kali, loh! Sangat sedikit.
Jika dikomparasikan dengan kecelakaan mobil, ternyata ada 3.287 orang meninggal akibat kecelakaan mobil setiap harinya, atau 1,3 juta jiwa melayang setiap tahun. Demikian yang disampaikan National Highway Traffic Safety Administration dalam laman USA Today yang dirangkum AkuratTravel, Angka ini tak sesepi korban pesawat bukan?
Kamu bisa jadi takut, karena kecelakaan pesawat dimasukkan dalam kejadian luar biasa. Kenapa luar biasa? Karena pesawat sudah dibekali dengan sistem super canggih, yang dikontrol dan diperiksa kelayakannya setiap saat akan terbang dan landing.
Begitu banyak juga orang yang tersertifikasi dan terus dilatih berulang kali bahkan yang sudah sangat senior sekalipun, yang ikut dilibatkan untuk keselamatan sebuah penerbangan. Maka, kecelakaan pesawat adalah hal yang “nyaris tidak mungkin”.
Tapi, berita di media massalah yang menerormu. Tak seselalu tabrakan motor, maka berita kecelakaan pesawat adalah momen langka, yang tentu sangat menantang untuk dikulik para awak media.
Bayangkan, dari ribuan wartawan di Indonesia khususnya, hanya ratusan orang yang mendapat kesempatan meliput kecelakaan pesawat. Bahkan, ada yang tidak sama sekali terlibat sejak pertama kali bekerja hingga pensiun.
Momen langka saat semua mata dunia tertuju pada insiden seperti inilah yang membuat awak media dan perusahaan media akan mengulik berita kecelakaan pesawat dengan begitu masifnya.
Semakin sering kamu menyaksikan tayangan dan membaca segala macam tentang kecelakaan pesawat, tentu ini akan terus terngiang-ngiang dan tersimpan di otakmu.
Percayalah, naik pesawat tak semenakutkan itu.
Tapi jika kamu masih saja takut, lakukan beberapa hal ini.
*Pikirkan atau bicarakan hal-hal yang membuat Anda tertawa, dengan orang disampingmu.
*Redam stres dan kecemasan dengan memikirkan hal yang menyenangkan.
*Selalu berpikir positif.
*Tutup mata, anggap saja kamu sedang berkendara di darat.
*Tarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan.
*Nikmati ini, seperti kamu sedang berwisata virtual.
*Tuliskan semua ketakutan pada agenda perjalanan Anda, dan bacalah kembali setelah kamu turun dari pesawat. Ini menjadi obat mujarab untuk terbang berikutnya dengan menyenangkan.
*Baca buku, atau putar musik kesukaannmu. Pasti ini akan sangat meringankan bebanmu.
Cobalah!


Sumber: Akurat.co

Minggu, 24 Maret 2019

Ada Chinatown diBandung, Seperti Apa Sensasinya? Yuk Intip!

Selain destinasi wisata alam, Indonesia juga mempunyai destinasi-destinasi buatan di tiap daerahnya, salah satunya adalah di Bandung.
Bandung, merupakan kota yang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Karena tak hanya suasananya yang sejuk dan keindahan alamnya itu, Bandung juga banyak mempunyai destinasi buatan, yakni salah satu yang terkenal bernama Chinatown.  
Ya, Chinatown adalah destinasi instagramable di Jl. Kelenteng No. 41, Ciroyom, Andir, Bandung, Jawa Barat. Destinasi instagramable yang baru diresmikan pada tahun 2017 lalu membuat Bandung semakin disenangi oleh para wisatawan dari dalam ataupun luar Bandung. 


Kali ini, AkuratTravel berkesempatan untuk mengunjungi Chinatown yang terkenal dengan destinasi banyak spot-spot foto yang unik dan menarik. Konsepnya pun didekorasi mirip dengan perkampungan Cina sungguhan. Sehingga para wisatawan diajak untuk merasakan seperti berada di negara Cina sungguhan. 
Untuk tiket masuk, satu orang dikenakan biaya seharga Rp30 ribu. Itu sudah termasuk foto-foto di dalamnya. Sebelum memasuki wahana spot foto, kamu bisa menitipkan barang bawaan yang dibawa supaya, kamu bisa leluasa bermain dan foto-foto seru.


Kawasan ini cukup luas. Sebab, ada beberapa spot foto yang ditawarkan. Mulai dari dekorasi khas rumah masyarakat Cina, barongsai, hingga patung-patung pangeran kerajaan. Buat kamu yang mau foto ala-ala berpakaian puteri kerajaan juga bisa kok lengkap dengan pakaian dan aksesoris rambutnya juga. Ada juga museum kecil yang menjelaskan tentang cerita waktu masuknya etnis Tionghoa ke Indonesia.


Selain itu, terdapat juta berbagai barang antik tempo dulu khas Cina. Di sana kamu bisa melihat beberapa perabotan khas masyarakat Cina mulai panci, televisi, telepon dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, adapun spot selfie dengan berbagai tema. Ada bunga matahari, cahaya lampu dan masih banyak lagi. Tapi, kamu harus rela antre ya. Untuk anak-anak, tenang saja di Chinatown juga disediakan area bermain anak-anak yang cukup luas.  


Ke Chinatown rasanya kurang kalau tak mencicipi kulinernya. Tenang, banyak kok kuliner khas yang bisa kamu cicip seperti dimsum, bakmi hingga kue keranjang juga ada, loh. Tapi, sayangnya untuk jenis pembayarannya hanya melalui kartu debit ataupun kredit. Tetapi, menggunakan uang cash.
Di tengah-tengah area ada spot untuk bersantai dengan di atas rumput dan pepohonan yang rindang. Tak lupa, karena ini di Chinatown, pastinya nuansa warna merah pun turut dihadirkan. Ditambah, dengan banyaknya lampion di sekitarannya apalagi, kalau malam-malam pasti warna lampunya sangat indah. 


Jadi, sudah siap untuk mengunjungi Chinatown buatan di Bandung ini?


Sumber: Akurat.co