Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Mei 2019

Inilah Masjid Raya Sumatera Barat, Ikon Wisata Kota Padang

Indonesia memang banyak mempunyai masjid-masjid yang indah, dengan desain dan interior dalamnya yang bisa membuat kita berdecak kagum.
Salah satunya adalah Masjid Raya Sumatera Barat ini. Sekilas, dari desain dan fasadnya, terlihat seperti sebuah bangunan adat khas Minangkabau. Namun siapa sangka, bangunan yang berdiri gagah dan kokoh ini merupakan sebuah tempat ibadah umat Islam.
Umumnya, sebuah masjid di bangun dengan kubah-kubah besar pada bagian atapnya, berbeda dengan masjid Raya Sumatera Barat yang tidak di desain demikian. Masjid yang terletak di Jl. Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi, Padang Utara, ini menghadirkan desain atap khas budaya Minangkabau.
Beberapa hari lalu, tim Akurat.co sempat menjelajahi Masjid yang menjadi salah satu ikon kota Padang itu. Pada bagian atap, Masjid ini memiliki desain rumah gadang dengan empat sudut lancip. Sedangkan bangunannya, berbentuk gonjong. Ada pula kaligrafi yang disusun dengan aksara Arab pada setiap sisi bangunan atap masjid dengan ornamen-ornamen warna keemasan berlatar putih yang membuat masjid ini semakin tampak menarik.
Bentuk masjid ini terinspirasi dari kain yang terbentang pada saat empat suku Quraisy Mekah bertikai dalam menentukan orang yang berhak meletakkan batu Hajar Aswad kembali di pojok Kabah setelah selesai direnovasi. Desain bangunan Masjid ini juga merupakan karya anak bangsa yang diarsiteki oleh seorang arsitek bernama Rizal Muslimin.
Rizal sukses menjadi pemenang sayembara arsitektur Masjid Raya Sumatera Barat yang diikuti sebanyak 323 arsitek berbagai negara. Masjid yang dibangun di atas tanah dengan luas 40 ribu meter persegi lebih  ini memiliki tiga lantai bangunan yang memiliki fungsi beragam.
Pada lantai pertama digunakan sebagai tempat berwudhu dan tempat tambahan menampung jamaah jika pada ruang utama di lantai dua penuh. Kemudian lantai dua adalah ruangan utama masjid yang digunakan sebagai tempat utama shalat berjamaah dan kegiatan agama lainnya.
Dan pada lantai tiga difungsikan sebagai tempat alternatif untuk para jemaah salat atau sebagai tempat istirahat jika pengunjung sepi. Pada bagian dalam masjid terasa begitu luas, yang mana suasana sejuk terasa meskipun suhu di kota Padang cukup terik.
Pada masing-masing lantai dilengkapi karpet permadani berwarna merah yang digunakan sebagai sajadah yang merupakan hadiah dari Pemerintah Turki. Tidak hanya sebagai tempat beribadah saja, masjid yang dibangun tahun 2007 ini menjadi salah satu ikon kota Padang dan kerap menjadi tempat singgah para wisatawan untuk swafoto sekaligus merasakan suasana beribadah di dalamnya.
Masjid Raya Sumatera Barat tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah saja. Jika terjadi bencana alam dan sebagainya, Masjid ini juga siap menampung puluhan ribu orang di dalamnya karena masjid ini dirancang tahan terhadap gempa bumi sebesar 10 SR, sebuah hal yang sengaja dipersiapkan karena Sumatera Barat termasuk daerah di Indonesia yang rawan terhadap gempa.
Kemegahan bangunan Masjid yang istimewa di kota Padang ini menghabiskan anggaran sebesar Rp Rp325–330 miliar menggunakan dana APBD Sumatra Barat dibantu APBN. Jadi bagi kamu yang baru tiba di Bandara Minangkabau, singgahkan waktu sebentar mampir ke masjid satu ini.


Sumber: Akurat.co

Memasuki Musim Panas, Nikmati Sensasi Berendam di Bak Mandi Air dalam Mobil Trailer

Cuaca panas memang terkadang membuat kita sangat jengkel, bagaimana tidak, terkadang karena cuacanya yang panas bisa membuat kita emosi juga.
Memasuki musim panas di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, masyarakat mulai merayakan berbagai kegiatan menarik dan seru yang biasa disebut Music City Party Tub. Ini adalah bak mandi air panas luar ruangan yang membawa semua pengunjung berkeliling kota Nashville bersama teman atau kerabat.
Bak mandi ini kemudian dimasukkan ke dalam mobil trailer terbuka berkaca transparan. Sehingga masyarakat bisa melihat dan merasakan keseruan di dalam mobil tersebut. AkuratTravel melansir dari Lonelyplanet, Selasa, (30/4), adapun fasilitas yang ditawarkan selama perjalanan seperti akses mendengarkan musik sepuasnya, handuk, dan juga lemari es.
Mobil trailer menampung hingga 12 orang, sementara bak mandi dapat menampung enam hingga tujuh orang. Perjalanan pun berlangsung selama 45 menit hingga 1 jam.
Untuk harga paket perjalanan ini, kisarannya $400 sampai $500 atau seharga Rp5,6 juta hingga Rp7,1 juta. Beberapa peraturan juga harus dipatuhi oleh para penumpang seperti tidak bisa masuk atau keluar dari mobil trailer selama perjalanan.
Pemilik Bak Pesta, Guy Williams, mengatakan, untuk menjaga kesehatan, pihaknya selalu menjaga kebersihan dengan berbagai metode seperti menggunakan lampu UV dan klorinasi otomatis. Bak mandi juga dapat disesuaikan dengan berbagai suhu, mulai dari panas hingga 100 derajat untuk hot tub musim dingin hingga lebih dingin, seperti 83 derajat selama musim panas.
Nashville telah menjadi daerah yang padat dengan kunjungan wisatawan asing dari berbagai negara. Biasanya mereka berkunjung ke daerah Broadway, Gluch dan juga Music Row.


Sumber: akurat.co

Kamis, 25 April 2019

Menikmati Keindahan Gunung Api Taal Di Tagaytay, Filipina

Menikmati keindahan alam memang selalu menyejukah mata dan juga pikiran, selain suasananya yang membuat kita merasa tenang, view yang disajikan juga bisa membuat kita berdecak kagum.
Salah satunya adalah Danau Taal dan Gunung Api Taal menjadi destinasi wisata yang paling populer di Filipina. Namun, gunung api tersebut masih aktif. Kapan saja bisa meletus. Meski begitu, keindahan alam perpaduan antara danau dan gunung itu pasti akan mempesona banyak wisatawan yang datang ke sana. 
Hanya satu jam perjalanan dari Manila, ibu kota Filipina, Taal menjadi surga yang baru saja dikenal oleh dunia. Danau dan Gunung Api Taal teletak di Tagaytay, Filipina. Kota yang dibangun di Luzon selatan yang menawarkan pemandangan gunung api nan indah dan mempesona. 
Banyak kartu pos di sana dijual dengan pemandangan utama Gunung Api Taal yang telah meletus sebanyak 33 kali. Gunung api juga menjadi hotspot bagi wisatawan dari seluruh dunia untuk mengabadikan dan mengunggahnya di Instagram.
Siapapun akan jatuh cinta dengan tempat tersebut. Perpaduan antara iklim tropis yang keren dan penduduk yang sopan akan menyambut kedatangan wisatawan di Tagaytay. Udara segar akan segara dihirup begitu kamu datang ke sana. Suasana pedesaan yang sangat berbeda dengan perkoataan. Tak ayal, banyak penduduk Manila kerap menghabiskan liburan di sana. 
Melansir Arab News, Tagaytay juga menawarkan pemandangan yang sangat mahal berupa perpaduan antara gunung api dan danau. Hotel di sana juga selalu menjual pemandangan kedua objek tersebut sebagai salah satu nilai jualnya. Hotel ternama yang paling populer di sana adalah Taal Vista Hotel. Kamu bisa menikmati sarapan pagi dengan pemandangan alam yang menawan dari sudut restoran di hotel tersebut. 
Di samping hotel tersebut terdapat, taman hiburan yang disebut dengan Sky Ranch. Kamu bisa menghabiskan waktu selama seharian penuh di sana. Tentunya, kalau kamu pingin. Ada banyak restoran di sana. Taman bermain. Ada juga wahana Sky Eye, yakni gondola setinggai 63 meter yang memberikan kesempatan kepada kamu untuk melihat GunungTaal dan Danau Taal dari ketinggian. 
Wisata sejarah juga bisa kamu mainkan di sana. Wilayah tersebut adalah bekas penjajahan Spanyol di mana banyak sekali katedral yang berdiri kokoh. Arsitektur gereja di sana juga masih asli dan tentunya bergaya Spanyol. 
Kemudian, tempat paling bersejarah adalah Taman Rakyat di Sky. Kamu bisa melihat rumah bergaya kuno yang pernah menjadi tempat tinggal Ferdinand dan Imelda Macros menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan pada 1983, yang tiba-tiba dibatalkan. Rumah tersebut masih keren dan kerap dikunjungi wisatawan.


Sumber: Akurat.co

Rabu, 17 April 2019

Berliburan Ke Kutub Utara? Coba Ketempat-tempat Ini Untuk Merasakan Sensasi Kutub Utara

Pernah berfikir untuk berlibur ke daerah Kutub Utara? nampaknya tidak terbayangkan bukan untuk berlibur kesana, terlebih lagi udara disana yang terkenal ekstrim.
Pergi ke Kutub Utara atau Artik menjadi pilihan liburan yang penuh aktivitas menyenangkan dan penuh petualangan. Tapi, bukan ke Kutub Utaranya ya. Kamu cukup berlibur ke negara-negara di sekitar Kutub Utara saja.
AkuratTravel memiliki panduan menarik yang dilansir dari The Independent pada Selasa, (16/4) tentang liburan yang menarik di negara-negara di dekat Kutub Utara. Di sana, kamu tak perlu liburan pada musim dingin. Karena meskipun musim panas, di sana tetap dingin. Namanya juga kutub!
Tidur di Hotel Es, Swedia
Hotel Ice ini akan dibuka pada 14 Desember mendatang. Hotel es ini berada di dekat Kiruna, Swedia. Apa tema hotel tersebut? Tema hotel itu belum diungkapkan oleh pihak manajemen hotel. Namun, pengelola hanya menginformasikan bahwa tamu hotel bisa tidur di ikan beku di dalam kamar es. Hotel tersebut dibangun karena terinspirasi dari aquaraium.
Sekitar 33 seniman es dari 13 negara membantu merancang hotel tahun ini. Kemudian, para tamu dapat mendaftar untuk bergabung dalam pesta makanan disajikan di piring yang yang terbuat dari es. Menu makanan yang disajikan pastinya menggugah selera. Tentunya, menunya adalah ikan segar.
Sungguh menggodakan? Yuk booking kamar hotel di sana.
Berlayar mengeliling lingkaran Artik
Jangan dikira berlibur di Artik selalu dipenuhi dengan es. Tidak. Lautan di sana juga seperti air biasanya. Kamu bisa berlayar di sana dengan menyewa kapal atau membeli tiket kapal feri. Petualangan di laut akan memberikan pengalaman yang sangat berharga.
Salah satu pilihannya adalah Classic Round Voyage. Kamu bisa berlayar selama 12 hari di sepanjang garis pantai Norwegia dan ke lingkaran Arktik. Bukan hanya liburan di kapal saja, kamu juga bisa ikut liburan naik mobil salju dan mendaki gunung.
Di kapal tersebut, keamanan juga menjadi prioritas. Ada alarm di setiap kamar. Ada juga pakaian tidur. Uniknya, ada kamera gratis yang bisa digunakan penumpang.
Berselancar di lingkaran Artik, Norwegia
Berselancar bukan hanya aktivitas liburan di negara tropis. Kamu juga bisa berlibur di lingkaran Artik. Ombak di sana juga memberikan nuansa petualangan yang disertai dengan hawa dingin.
Ingat, kalau berenang di sana jangan sampai telanjang dada. Kamu harus menggunakan pakaian renang yang lengkap untuk menghindari kedinginan.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 11 April 2019

Sepanjang 2019 Kemenpar Targetkan 1 Juta Paket Wisata Hot Deals Kepri Terjual

Indonesia dikenal dengan view dari wisatanya yang sangat indah, bahkan bisa dibilang menakjubkan, hampir semua tempat di Indonesia bisa dinikmati, dari mulai Gunung, Hingga Dunia dalam Air-nya.
Paket wisata 'Hot Deals' Kepri ditargetkan terjual hingga sejuta paket sepanjang 2019, upaya untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) dari kawasan perbatasan semakin optimal.
Pada 2018, paket wisata Hot Deals Kepri tercatat berhasil terjual 700 ribu paket. Tahun ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali meluncurkan Hot Deals Kepri 2019 yang diharapkan bisa terjual mencapai sejuta paket.
Program hot deals menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata pada 2019. Untuk itu, pelaku industri pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau diharapkan turut mendukung program tersebut.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat Rapat Sinkronisasi Dukungan Stakeholder Melalui Program Hot Deals di Radisson Hotel, Batam, (11/4) menjelaskan, program border tourism yang paling besar ada di Kepri dengan 32 event untuk menggaet wisman dan anggaran untuk hot deals mencapai Rp26 miliar. Anggaran tersebut tercatat paling besar untuk program crossborder di Indonesia.
"Saya mengajak semua pelaku industri di Batam, Bintan, dan Kepri untuk mendukung program Hot Deals, dengan memberikan potongan harga kepada wisatawan mancanegara, terutama saat musim rendah kunjungan (low season),”kata Arief Yahya, dalam keterangan tertulis yang diterima AkuratTravel, Kamis, (11/4).
Menpar Arief memaparkan programnya di hadapan sekitar 260 pelaku industri pariwisata di Kepri yang hadir. Arief Yahya juga mengajak para pelaku industri untuk memberikan insentif berupa potongan harga. Menurut dia, para pelaku wisata tidak akan merugi karena program itu ditawarkan pada musim rendah kunjungan.
"Hot Deals pada dasarnya menjual paket wisata pada saat 'low season'. Menjual sesuatu yang kurang laku. Misal, hotel di Batam okupansi tinggi saat weekend, saat weekdays, drop. Daripada tidak laku, biaya operasional tetap harus dibayar ’fix cost' tetap jalan, maka weekdays dijual dengan paket hot deals” katanya.
Menpar Arief Yahya menjelaskan, paket hot deals diterapkan dengan konsep sharing economy yaitu menjual barang atau jasa yang tidak laku atau excess capacity dengan memberikan diskon yang besar. Arief Yahya juga mengarahkan program hot deals ke segmen milenial.
Program ini akan mendorong wisman berkunjung atau memancing minat wisman yang bila semula calon wisman tidak ada rencana. Terlebih bila menggarap untuk millennials traveller.
"Sekitar 26 persen dari jumlah wisman ke Kepri adalah milenial. Target itu belum cukup, minimal 50 persen adalah milenial dari jumlah kunjungan. Dengan adanya tawaran diskon besar, mereka terdorong untuk melakukan perjalanan wisata ke Indonesia," ujar Arief.
Arief Yahya mengapresiasi keberhasilan di Kepri pada tahun lalu dalam menjaring wisman, dengan melibatkan komponen pelaku usaha yang bergerak di unsur 3A (aksesibilitas, atraksi, dan amenitas).
Hal itu didukung penyelenggara transportasi (pengusaha fery), akomodasi (hotel dan restoran), dan atraksi (spa, golf, dan atraksi lainnya). Program tersebut dianggap berjalan sukses terjual sebanyak 700 ribu hot deals.
"Kunci sukses uji coba hot deals di Kepri adalah dengan memberikan diskon besar. Untuk tiket fery hingga 60 persen, atraksi hingga 50 persen, dan akomodasi hotel 8 persen. Maka tahun ini harus kita tingkatkan akselerasinya menjadi 1 juta paket,” katanya.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 04 April 2019

Danau Toba Kembangkan 'The Kaldera Toba Nomadic Escape'

Indonesia memang terkenal dengan wisata alamnya, mulai dari destinasi alam bawah airnya sampai daerah pegunungannya.
Destinasi wisata Danau Toba di Sumatera Utara (Sumut) adalah salah satunya, wisata Danau Toba masuk kedalam 10 destinasi pariwisata prioritas di Indonesia. Destinasi wisata Danau Toba mengembangkan amenitas dan atraksi baru untuk wisatawan dengan tajuk 'The Kaldera Toba Nomadic Escape'.
Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, saat meluncurkan The Kaldera Toba Nomadic Escape di Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis, (4/4), mengatakan, konsep nomadic tourism sebagai solusi sementara untuk selamanya.
Hal itu lantaran konsep nomadic tourism ini menjadi solusi yang murah, mudah, dan cepat. Serta, solusi yang ramah milenial, berkelanjutan, dan ramah kaum pengembara zaman now atau wisatawan minat khusus.
“Solusi nomadic ini jadi jawaban untuk mengakselerasi pengembangan 10 Bali Baru. Telah di-kick-off pengembangannya di Borobudur, Bajo, dan sekarang di Toba,” kata Menpar Arief Yahya, dalam siaran pers yang diterima AkuratTravel, Kamis, (4/4).
The Kaldera Toba Nomadic Escape sendiri, kata Arief Yahya, merupakan sebuah proyek perintisan wisata nomadik yang diharapkan menjadi barometer pengembangan nomadic tourism di kawasan regional.
Fasilitas yang ada di The Kaldera sendiri adalah amenitas berupa 15 bell tent, 2 cabin, 2 tenda bubble, dan area parkir untuk campervan/caravan. Fasilitas lain yang ada di The Kaldera adalah Kaldera Ampiteathre, dengan kapasitas 250 orang, Kaldera Plaza, Kaldera Stage, hingga Kaldera Hil.
Untuk konsep nomadic akses, wisatawan juga bisa menikmati helitour keliling Geopark Toba dan destinasi lainnya. Wisatawan juga bisa menikmati hub untuk overland tour keliling Danau Toba, geopark tour, hingga coffee trail tour.
“Segmen utama wisatawan adalah para nomad, milenial, dan family. Selain wisatawan Nusantara, wisatawan mancanegara (wisman) yang menjadi target adalah wisman dari Malaysia, Singapura, dan Eropa,” katanya.
Sementara dari sisi lokasi, The Kaldera sangat strategis posisinya atau hanya 20 menit dari Parapat, dan sekitar 1 jam 30 menit dari Balige. The Kaldera juga berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Bandara Silangit, dan hanya 10 menit dari Bandara Sibisa.
“Ini sangat mudah dicapai, terlebih maskapai berbiaya murah AirAsia juga akan terbang langsung dari Kuala Lumpur ke Silangit. Dengan tiket seharga Rp200.000-an, wisatawan dari Malaysia bisa berkunjung ke Danau Toba,” kata Menpar.


Sumber: Akurat.co

Senin, 25 Maret 2019

Keren! Mall Di Bandung Punya Kebun Bunga Matahari

Bandung, nampaknya kalau bicara bandung, pasti tidak bisa lepas dari destinasi wisatanya, dari destinasi alam sampai destinasi buatan.
Kali ini Mall Paris Van Java, Bandung, kembali menggelar Sun Flower Festival (Sunfest). Destinasi favorit yang kini tengah hangat dikunjungi para kaum milenial yakni kebun bunga matahari yang hadir di tengah mal ini.
Kebun bunga matahari yang terdapat di Mall Paris Van Java (PVJ) ini berlokasi di Sky Level. Untuk menuju ke sana, kamu harus melawati jalan yang dihiasi oleh berbagai tanaman dan pepohonan yang rindang.
Untuk tiket masuknya, dikenakan biaya hanya Rp10 ribu saja. Destinasi yang kini sedang booming di kalangan kaum milenial untuk berswafoto ini, kamu juga bisa sepuas mungkin berfoto-foto berlatar belakang hamparan bunga matahari yang mengelilingimu.
Sebelum memasuki area, kamu harus bayar tiket dulu. Kemudian, tanganmu akan dicap bertanda masuk ke dalam kawasan taman bunga matahari ini. Karena AkuratTravel datang saat sore hari, jadi tak terlalu panas. Malahan, ini momen yang sangat pas. Sejuk udaranya.

Meski bunga mataharinya belum tumbuh tinggi, tapi tetap saja cantik dan memanjakan.
Disamping tanaman bunga matahari juga banyak juga pepohonan yang tumbuh rindang.
Selain Sunfest, di Sky Level 1 terdapat juga air terjun yang bernama Curug Langit. Ada juga spot foto seperti di Santorini bernama Paseo de Cordoba, Rabbit House hingga Kidzoo. 

Di sana, kamu bisa melihat aneka hewan seperti burung hingga kambing. Sunfest, hadir setiap harinya dari Senin-Minggu pada pukul 10:00 hingga 19:00 WIB.
Gimana, lengkap sekali kan? Apalagi ini di mall, loh!


Sumber: Akurat.co

Minggu, 24 Maret 2019

Ada Chinatown diBandung, Seperti Apa Sensasinya? Yuk Intip!

Selain destinasi wisata alam, Indonesia juga mempunyai destinasi-destinasi buatan di tiap daerahnya, salah satunya adalah di Bandung.
Bandung, merupakan kota yang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Karena tak hanya suasananya yang sejuk dan keindahan alamnya itu, Bandung juga banyak mempunyai destinasi buatan, yakni salah satu yang terkenal bernama Chinatown.  
Ya, Chinatown adalah destinasi instagramable di Jl. Kelenteng No. 41, Ciroyom, Andir, Bandung, Jawa Barat. Destinasi instagramable yang baru diresmikan pada tahun 2017 lalu membuat Bandung semakin disenangi oleh para wisatawan dari dalam ataupun luar Bandung. 


Kali ini, AkuratTravel berkesempatan untuk mengunjungi Chinatown yang terkenal dengan destinasi banyak spot-spot foto yang unik dan menarik. Konsepnya pun didekorasi mirip dengan perkampungan Cina sungguhan. Sehingga para wisatawan diajak untuk merasakan seperti berada di negara Cina sungguhan. 
Untuk tiket masuk, satu orang dikenakan biaya seharga Rp30 ribu. Itu sudah termasuk foto-foto di dalamnya. Sebelum memasuki wahana spot foto, kamu bisa menitipkan barang bawaan yang dibawa supaya, kamu bisa leluasa bermain dan foto-foto seru.


Kawasan ini cukup luas. Sebab, ada beberapa spot foto yang ditawarkan. Mulai dari dekorasi khas rumah masyarakat Cina, barongsai, hingga patung-patung pangeran kerajaan. Buat kamu yang mau foto ala-ala berpakaian puteri kerajaan juga bisa kok lengkap dengan pakaian dan aksesoris rambutnya juga. Ada juga museum kecil yang menjelaskan tentang cerita waktu masuknya etnis Tionghoa ke Indonesia.


Selain itu, terdapat juta berbagai barang antik tempo dulu khas Cina. Di sana kamu bisa melihat beberapa perabotan khas masyarakat Cina mulai panci, televisi, telepon dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, adapun spot selfie dengan berbagai tema. Ada bunga matahari, cahaya lampu dan masih banyak lagi. Tapi, kamu harus rela antre ya. Untuk anak-anak, tenang saja di Chinatown juga disediakan area bermain anak-anak yang cukup luas.  


Ke Chinatown rasanya kurang kalau tak mencicipi kulinernya. Tenang, banyak kok kuliner khas yang bisa kamu cicip seperti dimsum, bakmi hingga kue keranjang juga ada, loh. Tapi, sayangnya untuk jenis pembayarannya hanya melalui kartu debit ataupun kredit. Tetapi, menggunakan uang cash.
Di tengah-tengah area ada spot untuk bersantai dengan di atas rumput dan pepohonan yang rindang. Tak lupa, karena ini di Chinatown, pastinya nuansa warna merah pun turut dihadirkan. Ditambah, dengan banyaknya lampion di sekitarannya apalagi, kalau malam-malam pasti warna lampunya sangat indah. 


Jadi, sudah siap untuk mengunjungi Chinatown buatan di Bandung ini?


Sumber: Akurat.co