Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juli 2019

Soal Sampah, Cipayung Over Kapasitas, Sampah Warga Depok akan Dibuang ke TPA Regional Lulut-Nambo

Masalah mengenai sampah masyarakat memang bukan suatu hal yang tabu lagi, banyak dari masyarakat Indonesia belum memiliki pemikiran tentang penting membuang sampah pada tempatnya.
Bicara soal sampah, ternyata produksi sampah masyarakat Kota Depok mencapai 850 - 900 ton perhari. Dengan jumlah produksi tersebut pembuangan sampah di TPA Cipayung telah over kapasitas.
Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Tempat Pembuangan Akhir (UPT TPA) Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat D Ardan Kurniawan menjelaskan, sampah yang ada di TPA Cipayung sudah over kapasitas atau kelebihan daya tampung. Ketinggian gunung sampah di TPA Cipayung sangat menghawatirkan terjadinya longsor.
"Setiap hari ratusan ton sampah masuk ke TPA, ketinggian gunung sampah saat ini di TPA Cipayung mencapai 25 meter ," kata Ardan saat dikonfirmasi AKURAT.CO, Rabu (24/7/2019).
Maka dari itu, sambung Ardan, untuk mengurangi pembuangan sampah ke TPA Cipayung masyarakat diimbau untuk melakukan pemilahan sampah organik dan non organik.
"Pemilahan sampah rumah tangga organik bisa diserahkan ke pengolahan sampah yang ada dan non organik disalurkan ke bank sampah, jadi sampah yang ke TPA bisa berkurang. Kami (Pemkot Depok) masih menunggu bisa buangan sampah ke TPA Regional Lulut-Nambo," ulasnya.
Perlu diketahui bahwa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah memberikan lampu hijau kepada Pemerintah Kota Depok untuk bisa membuang sampah ke TPA Regional Lulut-Nambo di Kabupaten Bogor. Emil-sapaannya- memastikan jika Pemkot Depok sudah bisa membuang sampah ke TPA Regional Lulut-Nambo dalam waktu dekat ini.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 17 Juli 2019

Korupsi Menjadi "Tradisi", Dari DPR Hingga Kepala Desa Yang Tilep Duit Rakyat!

Korupsi di tanah air nampaknya sudah mendarah daging, bukan sekali dua kali kasus Korupsi ini terjadi, dari mulai anggota DPR hingga Kepala Desa.
Baru-baru ini Kejaksaan Negeri IndramayuJawa Barat, menahan Kepala Desa Tambak, TR, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dana desa dan beberapa anggaran lain sehingga merugikan negara sekitar Rp200 juta.
"TR sudah resmi kami tahan dan sudah dititip di Lapas Indramayu," kata melalui Kasi Intel Andreas Tarigan di Indramayu, Kamis (18/7/2019).
TR diduga melakukan tindak pidana korupsi dana desa, anggaran dana desa, bantuan provinsi, dana bagi hasil pajak dan retribusi tahun 2015 dan 2016.
Andreas mengatakan TR resmi ditetapkan menjadi tersangka sejak 24 Mei 2019 melalui Surat Penetapan Tersangka Nomor 1649/0.220/Fd.1/05/2019.
Penahanan terhadap tersangka karena yang bersangkutan dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.
"Selain itu juga dikhawatirkan mengulangi perbuatannya, serta ancaman pidananya telah memenuhi syarat penahanan," tuturnya.
Dia menambahkan TR akan ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak hari Senin (15/7). Sebelumnya, terhadap tersangka sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Kejaksaan Negeri Indramayu.
Tersangka diduga melanggar UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi


Sumber: Akurat.co

Senin, 17 Juni 2019

Bukit Pelangi, Salah Satu Jalur Alternatif Menuju Puncak Bogor

Puncak Bogor adalah salah satu tempat yang paling sering dikunjungi oleh warga Jakarata pada saat weekend tiba, tak jarang sering terjadi kemacetan pada saat weekend didaerah sana, sebenarnya untuk menuju kepuncak anda bisa melalui jalur-jalur alternatif, salah satunya melewati jalur Sentul yang anti macet. 
Jalur ini merupakan jalur alternatif yang banyak dipilih pengendara motor. Selain anti macet, jalur ini menawarkan pemandangan Bukit Gelis yang sangat memesona. 

Tak sedikit pengendara berhenti sejenak untuk mengabadikan beberapa spot foto yang sangat indah, dengan backround keindahan bukit yang hijau.

Selain itu, jika melewati jalur yang juga dinamai Bukit Pelangi ini juga menyediakan beberapa tempat nongkrong di pinggir jalan yang sangat seru. Pantauan langsung AkuratTravel, beberapa tempat juga dijadikan pedagang sebagai lokasi menjual ragam makanan dan camilan. 

Tempat nongkrong ini sangat pas untuk beristirahat sejenak, seperti Wawan, pengujung asal Bekasi, yang sedang beristirahat siang itu.


"Perjalanan menuju puncak kan jauh, capek juga, ke sini untuk istirahat sebelum lanjut perjalanan," katanya kepada AkuratTravel, baru baru ini. 

Jangan khawatir, beberapa tempat nongkrong ini menawarkan harga yang sangat bersahabat. Menariknya, pemandangan beberapa spot lagi-lagi sangat indah. 

"Makanan minuman disini juga murah," lanjutnya
Terdapat juga beberapa spot foto unik yang dibuat oleh warga setempat. Bagi kamu yang ingin berfoto akan dikenakan biaya 5 ribu rupiah per spot yang sudah dibuat sangat menarik ini. Jika kamu mau mengambil peket foto di beberapa titik sekaligus, harganya lebih miring.


Nah, bagi kamu yang ingin ke Puncak melewati jalur Bukti Pelangi, wajib berhenti sejenak untuk beristirahat. Dijamin lelahmu akan terbayar melihat pemandangan indah Bukit Gelis ini.


Sumber: Akurat.co

Minggu, 31 Maret 2019

3 Hari Lagi, Bogor Auto Show Akan Di Gelar! Warga Bogor Gratis Masuk!

Pameran otomotif memang selalu ditunggu oleh para pecinta otomotif, terlebih lagi pameran otomotif terkadang menyuguhkan produk-produk terbaru dari pabrikan-pabrikan unggulan.
Bersiaplah untuk kalian pecinta otomotif yang tinggal di daerah Bogor.
3hari lagi, Pemkab Bogor bersama sejumlah komunitas otomotif akan menggelar pameran Bogor Auto Show lebih tepatnya pada 4-7 April mendatang. Rencananya, Bogor Auto Show akan dibuka oleh Bupati Bogor di Stadion Pakansari, Cibinong.
Ketua Pelaksana Bogor Auto Show, Ferdiansyah Cartina mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Bogor dan terinspirasi dari Jakarta Fair. Menurutnya, selain pameran mobil kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas pemuda-pemudi di Bogor.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan sosialisasi program-programnya dengan membangun sopan santun di jalan raya dan kampanye anti narkoba.
"Kami hanya mempersiapkan acara ini selama tiga bulan dan kami tidak memiliki satu pun sponsor," ujar Ferdiansyah di Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3).
Ia menuturkan acara ini terselengara berkat kerja sama antara Komunitas Otomotif XXI, Serion Indonesia Club (SIC) dan Toyota Vios Comunity (Tovility) dan Pemkab Bogor serta didukung oleh Paguyuban Mobil Bogor (Pamor).
Untuk menumbuhkan kreativitas, Bogor Auto Show 2019 akan diisi dengan kontes modifikasi, slalom dan ngariung komunitas, selain juga bazar otomotif. "Nantinya banyak acara pameran otomotif dari kendaraan roda dua dan empat serta aksesori yang mengenai perihal otomotif," sebut dia.
Ferdiansyah menegaskan penyelenggara Bogor Auto Show tidak akan memungut biaya masuk bagi warga Kabupaten Bogor. Warga setempat bisa menyaksikan kegiatan ini dengan hanya menunjukkan foto copy KTP.
Sedangkan bagi warga di luar kabupaten itu harus membeli tiket seharga Rp30.000 untuk weekday (hari kerja) dan Rp40.000 pada akhir pekan. Sejauh ini, penyelenggara telah berhasil menjual 40.000 tiket dan menargetkan 70.000 pengunjung selama pameran berlangsung.
"Tiket sudah kita jual sebanyak 40.000 dan kita mentargetkan sehari 10.000 dalam empat hari kita target 70.000 pengunjung," jelas dia.
Ferdiansyah berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan mempererat silaturahmi antarkomunitas dan juga dengan Pemkab Bogor. "Kita berharap di tahun depan pihak sponsor dapat full berpartisipasi di dalam event Bogor Auto Show ini, karena event ini akan diadakan setiap tahunnya di Kabupaten Bogor," tandasnya.
Rencananya, pameran juga akan dimeriahkan oleh sejumlah artis seperti Sarah Saputri, Ello, Budi Cilok dan MC Derry serta Ginanjar 4 Sekawan.

Sumber: Akurat.co

Senin, 25 Maret 2019

Keren! Mall Di Bandung Punya Kebun Bunga Matahari

Bandung, nampaknya kalau bicara bandung, pasti tidak bisa lepas dari destinasi wisatanya, dari destinasi alam sampai destinasi buatan.
Kali ini Mall Paris Van Java, Bandung, kembali menggelar Sun Flower Festival (Sunfest). Destinasi favorit yang kini tengah hangat dikunjungi para kaum milenial yakni kebun bunga matahari yang hadir di tengah mal ini.
Kebun bunga matahari yang terdapat di Mall Paris Van Java (PVJ) ini berlokasi di Sky Level. Untuk menuju ke sana, kamu harus melawati jalan yang dihiasi oleh berbagai tanaman dan pepohonan yang rindang.
Untuk tiket masuknya, dikenakan biaya hanya Rp10 ribu saja. Destinasi yang kini sedang booming di kalangan kaum milenial untuk berswafoto ini, kamu juga bisa sepuas mungkin berfoto-foto berlatar belakang hamparan bunga matahari yang mengelilingimu.
Sebelum memasuki area, kamu harus bayar tiket dulu. Kemudian, tanganmu akan dicap bertanda masuk ke dalam kawasan taman bunga matahari ini. Karena AkuratTravel datang saat sore hari, jadi tak terlalu panas. Malahan, ini momen yang sangat pas. Sejuk udaranya.

Meski bunga mataharinya belum tumbuh tinggi, tapi tetap saja cantik dan memanjakan.
Disamping tanaman bunga matahari juga banyak juga pepohonan yang tumbuh rindang.
Selain Sunfest, di Sky Level 1 terdapat juga air terjun yang bernama Curug Langit. Ada juga spot foto seperti di Santorini bernama Paseo de Cordoba, Rabbit House hingga Kidzoo. 

Di sana, kamu bisa melihat aneka hewan seperti burung hingga kambing. Sunfest, hadir setiap harinya dari Senin-Minggu pada pukul 10:00 hingga 19:00 WIB.
Gimana, lengkap sekali kan? Apalagi ini di mall, loh!


Sumber: Akurat.co

3 Gunung Ini Akan Kamu Lihat Dari Atas Tebing Keraton

Bandung memang selalu memikat untuk menjadi destinasi wisata disaat berlibur sekolah maupun cuti kerja.
Jika ke Bandung, kurang rasanya kalau tidak ke Tebing Keraton sama seperti halnya ke Jogja tetapi tidak mencicipi gudegnya, and u will feeling guilty cause that. Destinasi wisata alam yang kekinian itu menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal atau asing untuk menikmati kendahan alam Bumi Pasundan yang begitu indah.
Tebing Keraton adalah sebuah tebing yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H.  Djuanda yang terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung, Jawa Barat.
Kali ini, AkuratTravel berkesempatan berkunjung ke destinasi wisata alam yang hits sekaligus tempat swafoto unggulan di Bandung ini.
Untuk menuju ke sini, jaraknya yang lumayan jauh, sekitar 2 kilometer dari tempat parkir. Jadi, kamu harus menyewa ojek pangkalan setempat untuk mengantarmu. Biayanya untuk satu kali naik sebesar Rp30 ribu. Tapi jika ditunggu sampai kamu pulang, biayanya Rp50 ribu.
Perjalanan menuju atas tebing menggunakan ojek dari tempat parkir, memakan waktu sekitar 10 menit. Selama perjalanan, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah. Dari perbukitan yang ditanamani sayur-sayuran oleh warga sekitar, pepohonan yang rindang hingga permukiman warga tersaji untukmu.
Sampai di sana, untuk biaya tiket masuk seharga Rp15 ribu untuk hari biasa maupun libur. Sementara untuk turis asing dikenankan biaya Rp55 ribu. 

"Ada tiga gunung yang bisa dilihat, neng. Ada Gunung Bukit UnggulTangkuban Perahu dan Barurangrang," kata Pak Usman, lelaki yang membawa kami di atas motor ojeknya, pada Senin, (25/3).

Sampai di sana, kami berjalan sedikit menuju Tebing Keraton. Dan benar saja, memang kawasan ini benar-benar menakjubkan.

Ini sangat indah. Hawanya tetap sejuk walaupun pada saat itu matahari sedang terik-teriknya. Kami tetap semangat berswafoto bersama wisatawan lainnya.

Tebing Keraton kini sudah tak seperti dulu yang tidak ada pagar pembatasnya. Sekarang, di sisi kanan kiri dan depan tebing dipagari dengan kayu yang kokoh.

Jadi, tidak perlu merasa takut untuk berfoto dengan latar belakang gunung, hutan, perbukitan dan juga pepohonan. Di sana berjejer Gunung Bukit UnggulTangkuban Perahu dan Barurangrang. Terlihat jelas dari sini.

Jadi, kapan kesini?


Sumber: Akurat.co

Minggu, 24 Maret 2019

Ada Chinatown diBandung, Seperti Apa Sensasinya? Yuk Intip!

Selain destinasi wisata alam, Indonesia juga mempunyai destinasi-destinasi buatan di tiap daerahnya, salah satunya adalah di Bandung.
Bandung, merupakan kota yang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Karena tak hanya suasananya yang sejuk dan keindahan alamnya itu, Bandung juga banyak mempunyai destinasi buatan, yakni salah satu yang terkenal bernama Chinatown.  
Ya, Chinatown adalah destinasi instagramable di Jl. Kelenteng No. 41, Ciroyom, Andir, Bandung, Jawa Barat. Destinasi instagramable yang baru diresmikan pada tahun 2017 lalu membuat Bandung semakin disenangi oleh para wisatawan dari dalam ataupun luar Bandung. 


Kali ini, AkuratTravel berkesempatan untuk mengunjungi Chinatown yang terkenal dengan destinasi banyak spot-spot foto yang unik dan menarik. Konsepnya pun didekorasi mirip dengan perkampungan Cina sungguhan. Sehingga para wisatawan diajak untuk merasakan seperti berada di negara Cina sungguhan. 
Untuk tiket masuk, satu orang dikenakan biaya seharga Rp30 ribu. Itu sudah termasuk foto-foto di dalamnya. Sebelum memasuki wahana spot foto, kamu bisa menitipkan barang bawaan yang dibawa supaya, kamu bisa leluasa bermain dan foto-foto seru.


Kawasan ini cukup luas. Sebab, ada beberapa spot foto yang ditawarkan. Mulai dari dekorasi khas rumah masyarakat Cina, barongsai, hingga patung-patung pangeran kerajaan. Buat kamu yang mau foto ala-ala berpakaian puteri kerajaan juga bisa kok lengkap dengan pakaian dan aksesoris rambutnya juga. Ada juga museum kecil yang menjelaskan tentang cerita waktu masuknya etnis Tionghoa ke Indonesia.


Selain itu, terdapat juta berbagai barang antik tempo dulu khas Cina. Di sana kamu bisa melihat beberapa perabotan khas masyarakat Cina mulai panci, televisi, telepon dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, adapun spot selfie dengan berbagai tema. Ada bunga matahari, cahaya lampu dan masih banyak lagi. Tapi, kamu harus rela antre ya. Untuk anak-anak, tenang saja di Chinatown juga disediakan area bermain anak-anak yang cukup luas.  


Ke Chinatown rasanya kurang kalau tak mencicipi kulinernya. Tenang, banyak kok kuliner khas yang bisa kamu cicip seperti dimsum, bakmi hingga kue keranjang juga ada, loh. Tapi, sayangnya untuk jenis pembayarannya hanya melalui kartu debit ataupun kredit. Tetapi, menggunakan uang cash.
Di tengah-tengah area ada spot untuk bersantai dengan di atas rumput dan pepohonan yang rindang. Tak lupa, karena ini di Chinatown, pastinya nuansa warna merah pun turut dihadirkan. Ditambah, dengan banyaknya lampion di sekitarannya apalagi, kalau malam-malam pasti warna lampunya sangat indah. 


Jadi, sudah siap untuk mengunjungi Chinatown buatan di Bandung ini?


Sumber: Akurat.co