Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2019

Dari SBY Hingga Habib Rizieq, Inilah Lima Peristiwa Politik Pada Rabu 10 Juli 2019

Peristiwa politik memang selalu mengundang banyak perhatian, selain karena memang kita harus tetap update dengan keadaan politik sekarang, berita-berita mengenai politik memang sangat bisa membuat kita penasaran dengan banyaknya peristiwa yang baru muncul tiap harinya. Untuk mengingat kembali apa saja peristiwa politik menarik yang terjadi pada Rabu (10/7/2019) berikut lima peristiwa politik yang berhasil dirangkum
1. SBY Terus Menata Hati Pasca-wafatnya Ani Yudhoyono
Dikala urusan pilpres yang masih bergulir, kabar mengharukan datang dari Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan terus berupaya menata hati pasca wafatnya istri tercinta Ani Yudhoyono.
"Saya terus menata hati dan membangun kembali semangat jalan hidup saya yang baru. Dalam keyakinan saya, pada saatnya nanti saya sepenuhnya menerima kenyataan hidup ini," kata SBY dalam acara doa bersama 40 hari wafatnya Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11/2019).
SBY mengaku terus terkenang sosok almarhumah istrinya semasa hidup. Selama Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital karena penyakit kanker darah, SBY selalu mendampingi.
Kini, SBY tengah menyusun sebuah memoar tentang perjalanan cinta dirinya bersama Ani Yudhoyono, termasuk betapa gigihnya Ani bertahan melawan kanker darah yang diderita hingga mengembuskan napas terakhir.
"Saya sering kali tidak mudah untuk menulis kisah perjalanan itu. Namun, saya terus berusaha meskipun emosi terkadang mengalami pasang surut," kata SBY.
Lebih jauh pada kesempatan tersebut, SBY juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh sahabat, kolega, dan masyarakat yang terus mendoakan mendiang istrinya.
2. Yusril Yakin MA Tolak Permohonan Kasasi Kedua Prabowo-Sandi
Selain perihal rekonsiliasi yang belum juga terlaksana karena suatu alasan, permohonan kasasi pihak oposisi (Prabowo-Sandi) juga menjadi sorotan publik.
Kuasa Hukum Pasangan Calon Presiden dan Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra meyakini bahwa Mahkamah Agung (MA) akan menolak permohonan kasasi Prabowo-Sandi yang mempermasalahkan pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden pada 17 April silam.
Yusril menilai, para kuasa Hukum Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah salah melangkah dalam menangani perkara ini.
"Ketika MA menyatakan N.O (niet ontvanklijk verklaard) karena pemohonnya tidak punya legal standing, maka permohonan ulang atas perkara ini seharusnya diajukan kembali ke Bawaslu sebagai pengadilan tingkat pertama. Jika perkara ditolak Bawaslu, barulah mereka ajukan kasasi ke MA," kata Yusril, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Lagi pula, Prabowo dan Sandiaga Uno bukanlah pihak yang memohon perkara ke Bawaslu dan sebelumnya mengajukan kasasi ke MA. Pemohon perkara sebelumnya adalah Ketua BPN Djoko Santoso.
"Sangat aneh kalau tiba-tiba pemohonnya diganti dengan Prabowo dan Sandiaga Uno tetapi langsung mengajukan kasasi, sementara keduanya sebelumnya tidak pernah berperkara," tegas mantan Menkumham ini.
Yusril menilai ada kesalahan berpikir dalam menerapkan hukum acara yang dilakukan oleh kuasa hukum Prabowo dan Sandiaga Uno.
Dengan demikian, Yusril berkeyakinan MA akan menyatakan menolak permohonan ini seluruhnya.
Pasangan Prabowo-Sandi mengajukan kasasi sekali lagi ke MA dan telah diregister dengan Perkara Nomor 2P/PAP/2019 tanggal 3 Juli 2019.
"Perkara ini kini sedang diperiksa MA yang tengah dalam proses menunggu tanggapan KPU dan Bawaslu selaku Termohon," katanya.
3. Menkumham Ajak Masyarakat Tidak Pecah Belah Akibat Politik
Seolah perkara peliknya pemilihan presiden (pilpres) 2019 yang tak kunjung usai, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly mengajak masyarakat untuk tidak pecah belah akibat kondisi politik Indonesia saat ini.
“Dalam sebuah demokrasi berbeda pilihan itu adalah hal yang sangat lumrah, untuk itu saya mengajak kita semua bergandengan tangan menyatukan kekuatan untuk bangsa yang besar ini,” ujar Yasonna saat memberikan sambutan di acara peresmian gedung baru Kantor Imigrasi Kelas 2 Bekasi, Jawa Barat, Rabu(10/7/2019).
Yasonna mengatakan pilpres kali ini seolah-olah menciptakan kondisi masyarakat yang saling mencurigai dan bahkan seakan tidak mau bersahabat.
Namun kata dia, Indonesia memiliki masyarakat yang plural dan heterogen sehingga perbedaan itu seharusnya disyukuri.
“Pluralisme itu karunia dan kodrat Tuhan, yang menciptakan kita ada yang Aceh, Batak, Sunda, Betawi, untuk saling mengenal antarbudaya,” tambahnya.
Pada kesempatan itu Yasonna juga mengibaratkan masyarakat Indonesia seperti bunga, bahwa bunga itu indah karena tercipta dari beragam jenis dan warna, apabila semua bunga itu hitam, maka tidak akan elok jadinya.

4. Luhut Sebut Rekonsiliasi Tak Ada Urusan dengan Rizieq
Menanggapi semakin ramai diperbincangkannya persoalan syarat rekonsiliasi antar dua kubu tersebut di masyarakat, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut syarat rekonsiliasi yang diajukan kubu Prabowo-Sandi tidak ada sangkut pautnya dengan pemulangan Habib Rizieq Shihab.
"Apa urusannya dengan Pak Rizieq?" kata Luhut ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu (10/7/2019).
Ia pun meminta agar isu mengenai rekonsiliasi tidak dibuat menjadi ramai. Pasalnya, menurut dia, rekonsiliasi telah dilakukan setiap hari.
"Apa itu, rekonsiliasi kan tiap hari rekonsiliasi. Jangan dibikin jadi kabar ramai," katanya.
Luhut pun kembali menyampaikan bahwa Presiden Jokowi masih dalam posisi selalu bersedia jika dipertemukan dengan Prabowo.
"Presiden berkali-kali bilang, beliau kan mau-mau saja. Enggak ada masalah. Sekarang beliau tetap di posisi 'Ya silakan mau apa saja'," kataLuhut.

5. Dirjen Imigrasi Kemenkumham Sebut Negara Tak Halangi Habib Rizieq Pulang
Direktur Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny Sompie mengatakan negara tidak menghalangi pemimpin organisasi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atau yang akrab disapa Habib Riezieq untuk kembali ke Tanah Air.
“Dia saja yang tidak mau mau pulang. Negara tidak menghalangi dia untuk pulang, tidak ada penangkalan, menangkal warga negara sendiri untuk pulang itu tidak ada,” ujar Ronny saat ditemui di acara peresmian gedung baru kantor imigrasi klas 2 Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/7/2019).
Ronny mengatakan bahwa dalam dalam UU No.12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, dalam rangka proses hukum mencegah warga negara Indonesia (WNI) keluar dari Indonesia itu diperbolehkan, sedangkan menolak WNI kembali ke tanah air itu dilarang.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan tidak ada syarat lain yang diajukan pihaknya kepada Jokowi, selain pemulangan Rizieq dan pembebasan sejumlah orang yang ditahan Kepolisian karena perbedaan pandangan politik di Pemilu 2019.
"Ya keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Rizieq) kan beberapa waktu lalu banyak ditahan-tahanin ratusan orang," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/7/2019).


Sumber: Akurat.co

Kamis, 04 Juli 2019

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Karir Jusuf Kalla Di Dunia Politik!

Jusuf Kalla merupakan wakil presiden Indonesia yang pertama kali menjabat sebanyak dua periode. Yang pertama pada periode 2004-2009 dan yang kedua periode 2014-2019. Selain itu, ia juga pernah menjadi menteri yang juga menjabat sebanyak dua kali.
Masa bakti Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla atau lbih dikenal sebagai Jusuf Kalla atau JK, akan segera berakhir. Tepatnya pada tanggal 20 Oktober 2019, presiden dan wakil presiden terpilih pada Pemilu 2019 akan dilantik.
Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut fakta perjalanan karier politik Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
1. Karier politik mentereng Jusuf Kalla berawal saat dirinya ditunjuk oleh Presiden Abdurrahman Wahid menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan, pada tahun 1999

2. Kemudian Jusuf Kalla kembali menempati posisi sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, yang didaulat langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada periode 2001-2004


3. Setelah masa jabatan menterinya berakhir, Jusuf Kalla kemudian mencalonkan diri sebagai wakil presiden dan terpilih bersama pasangan calon presidennya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada periode 2004-2009


4. Di tahun yang sama saat menjadi wakil presiden, Jusuf Kalla juga terpilih menjadi ketua umum Partai Golkar


5. Ia kemudian maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2009 namun gagal, lalu tahun 2014 ia maju sebagai wakil presiden mendampingi Presiden Joko Widodo dan berhasil terpilih

Itulah sederet fakta perjalanan karier politik Wakil Presiden Jusuf Kalla, mulai dari menjadi menteri hingga wakil presiden Indonesia.
Semoga sukses selalu Pak Jusuf Kalla!

Sumber: Akurat.co



Inilah 6 Fakta Menarik Tentang Vladimir Putin!

Bicara soal Vladimir Putin, Siapa yang tidak kenal dengan Presiden Rusia, penguasa sekaligus politisi paling dominan yang berhasil merajai perpolitikan Rusia selama lebih dari satu dekade? Warga dunia pastilah sangat hafal dengan pemimpin satu ini lantaran hampir setiap hari media-media internasional mengulas sepak terjang Putin di kancah dunia perpolitikan internasional.
Prestasi Putin sebagai salah satu pemimpin dunia memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Tidak hanya kerap diulas oleh berbagai platform media internasional, wajah Putin juga kerap mondar-mandir dalam urutan orang paling kuat dan berpengaruh di dunia yang dihimpun oleh beberapa majalah terkenal.
Sebut saja, majalah bisnis kenamaan Amerika Serikat (AS) yang sudah empat tahun berturut-turut memampang wajah Putin sebagai orang paling berpengaruh di dunia. Tidak ketinggalan, majalah TIME yang gemar membuat edisi khusus figur orang-orang penting dunia juga pernah menamai Putin sebagai 'Person of the Year' (Figur Tahun Ini) pada tahun 2017 lalu.
Kebijakan politik, sepak terjang, hingga hubungan Putin dengan pemimpin-pemimpin negara lain seperti Donald Trump, Xi Jinping, hingga Kim Jong-un memang sering diulas media. Pembaca berita internasional pastilah sudah tahu betul tentang bagaimana tindak-tanduk Putin.
Namun, sebenarnya, sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia, Putin nyatanya mempunyai segudang fakta dan cerita menarik yang banyak orang tidak ketahui.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Kamis (4/7) menghimpun 6 fakta menarik Presiden Rusia Vladimir Putinyang jarang orang ketahui.
1. Hidup susah waktu kecil
Tidak seperti 'saingannya', Donald Trump, masa kecil Putin tidak bergelimang harta. Putin lahir 7 Oktober 1952 di sebuah kota bekas jajajahan Nazi, Leningrad, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia.
Lahir dan tinggal pada masa Perang Dingin, Putin dan keluarganya bisa dibilang hidup sangat pas-pasan. Bahkan, orang tua Putin hidup menderita selama Perang Dunia II. Ayah Putin, Vladimir Spiridonovich Putin, saat itu harus mengabdi kepada Uni Soviet dan bertugas sebagai relawan armada kapal selam. Sementara ibunya, Maria Ivanovna Putina dan saudara-saudara Putin hidup kelaparan saat perang berlangsung. Putin bercerita bagaimana kakak lelakinya terserang difteri dan akhirnya tewas selama masa-masa sulit tersebut.
Setelah ayahnya kembali dari tugasnya, Putin dan keluarganya harus tinggal di sebuah apartemen kumuh dan super sempit di Baskov Lane, St. Petersburgh. Saking kumuhnya, Putin mengaku banyak tikus yang bersarang di apartemennya. Putin pun bercerita bagaimana selama masa kecilnya, ia kerap mengejar tikus-tikus yang berkeliaran dengan menggunakan tongkat.
2. Sempat menjadi seorang ateis
Putin mengaku menjalani masa-masa remajanya dengan menjadi seorang ateis. Kemudian pada tahun 1990-an, Putin mengalami berbagai insiden yang membuatnya kembali ke rumah Tuhan.
Putin mengaku pemicu yang membuatnya menjadi jemaat taat gereja adalah ketika pada masa itu, ia tertimpa musibah berturut-turut, yaitu istrinya terkena musibah kecelakaan kemudian rumahnya terkena kebakaran. Setelah dua kejadian nahas tersebut, Putin lantas mengabdikan dirinya menjadi anggota Gereja Ortodoks Rusia.
3. Salah satu orang terkaya di dunia
Pada tahun 2018 lalu, pendapatan Putin sebagai Presiden Rusia dilaporkan mencapai 119,048.40 euro (Rp1,89 miliar lebih) dalam setahun. Meskipun jauh lebih sedikit dibandingkan Presiden Amerika Serikat (AS) yang menerima gaji pokok setidaknya USD 400 ribu setahun (Rp5,6 miliar), Putin dipercaya mempunyai sumber pendapatan lain.
Oleh media-media bisnis dunia, Putin selalu dikaitkan dengan berbagai macam kerja sama bisnis dengan berbagai perusahaan, khususnya dalam bidang minyak dan gas di Ukraina dan Rusia. Meskipun dari pihak Putin sendiri tidak pernah merilis aset kekayaannya, tetapi berbagai media keuangan dunia selalu mendaftar Putin sebagai salah satu orang atau politisi terkaya di dunia.
Tidak jarang bahkan media memberitakan perkiraan bahwa Putin adalah orang terkaya di bumi dengan aset kekayaan puluhan hingga ratusan miliar dollar Amerika.
Majalah Forbes misalnya, mencatat aset kekayaannya sebesar USD 150,2 miliar (Rp 2,12 kuadriliun) atas nama Putin. Sementara, berdasarkan media bisnis online Wealthy Gorrila, menempatkan Putin sebagai politisi sekaligus presiden paling kaya nomor satu seantero dunia pada 2019 dengan aset kekayaan mencapai USD 70 miliar (Rp989 triliun lebih).
4. Menguasai lebih dari satu seni bela diri
Putin memang dikenal sebagai satu-satunya pemimpin dunia yang serius menekuni olah raga seni bela diri. Bahkan, Putin mengakui dirinya mulai belajar seni bela diri khususnya judo sejak masih berumur sekitar 11 tahun.
Keahlian Putin dalam seni bela diri patut diacungi jempol lantaran banyaknya seni bela diri yang dikuasai. Tidak main-main, setidaknya penguasa Kremlin ini lihai dalam seni bela diri 'sambo' (seni bela diri khas Rusia), judo, taekwondo, serta karate.
Saking jagonya, Putin menerima berbagai gelar tertinggi dalam berbagai seni bela diri yang ia tekuni. Hingga kini, Putin setidaknya telah mengantongi Master of Sports dari Federasi Olahraga Rusia untuk seni bela diri judo dan sambo, serta memegang sabuk hitam 'Dan 8' untuk bela diri karate Kyokushin-kaikan, serta sabuk hitam tingkat 9 dalam bela diri taekwondo, dan sabuk hitam tingkat 5 dalam judo.
5. Presiden 'macho'
Tidak hanya menggeluti dunia seni bela diri, Putin juga kerap menunjukkan 'kejantanannya' dengan mengikuti berbagai acara olahraga serta kegiatan outdoor yang super menantang. Setidaknya Putin pernah tercatat oleh media tengah melakukan berbagai kegiatan outdoor serta olahraga seperti memancing, hockey, skiing, scuba diving, berenang di danau, berkuda, rafting, menerbangkan deltaplane light aircraft, mengendarai mobil formula 1, melacak beruang kutub, hingga memanah kulit paus untuk kepentingan tim ahli biologi. Inilah mengapa oleh media internasional, Putin kerap diasosiakan sebagai sosok presiden yang 'macho'.
6. Seorang poliglot
Sebagai salah satu pemimpin dunia paling berpengaruh, Putin diketahui sering berusaha melatih bahasa internasionalnya di berbagai forum maupun acara internasional. Meskipun, mantan mata-mata Uni Soviet ini sering membawa seorang penerjemah, tetapi Putin selalu berusaha untuk langsung mempraktikkan bahasa asingnya langsung dengan rekan pemimpin negara lain.
Selain bahasa ibunya, Rusia, Putin diketahui sangat lancar berbicara bahasa Jerman. Bahkan, ia pernah menjadi penerjemah bagi Angela Merkel saat Kanselir Jerman ini berkunjung ke Rusia pada tahun 2013. Tidak hanya Jerman, Putin juga mampu berbicara bahasa Inggris dan Swedia, meskipun tidak selancar bahasa Jerman.
Itulah 6 fakta menarik Presiden Rusia Vladimir Putin yang jarang orang ketahui. Tidak hanya dikenal sebagai politisi dunia yang andal, tetapi Putin nyatanya mempunyai kehidupan yang super menarik ya.

Sumber: Akurat.co






Senin, 15 April 2019

Influencer Di Media Sosial Juga Harus Hormati Masa Tenang Kampanye

Sekarang adalah masa tenangnya kampanye, tidak ada kampanye pada saat ini, sampai pemilu berlangsung atau lebih tepatnya sampai besok (Rabu 17 April 2019).
Aturan masa tenang kampanye kini tak hanya berlaku di dunia nyata, namun juga berlaku di dunia maya. Para influencer atau pengguna yang berpengaruh di media sosial pun diminta untuk menghormati waktu larangan promosi tersebut.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan para influencer untuk tidak mengunggah pernyataan atau foto yang memuat informasi peserta pemilu.
"Sekarang masa tenang, masyarakat kita ajak (untuk) saatnya merenung. Kira-kira nanti memilih siapa. Sudah cukup memberikan informasi atau melakukan kegiatan kampanye," kata Komisioner KPU, Viryan Azis di Gedung KPU RI di Jakarta, mengutip Antara, Selasa (16/4).
Pernyataan Viryan menyikapi masih adanya pengguna media sosial dengan banyak pengikut, yang memberi informasi atau referensi kepada masyarakat dalam memilih kandidat melalui akunnya.
Dirinya menilai, masyarakat sudah cukup mendapatkan informasi pada masa kampanye yang diberlakukan cukup panjang. Sehingga, pada masa tenang ini tak perlu lagi dipaparkan informasi.
"Jadi silakan saling menghormati, renungi. Kemarin kan banyak informasi macam-macam, sebagiannya hoaks, nah yang hoaks ini (masyarakat) jangan terpengaruh," ujar Viryan.
Apabila ditemukan kegiatan yang mengarah kepada kampanye pada masa tenang, dirinya menegaskan seluruh pihak dapat melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Nantinya, Bawaslu yang akan mengidentifikasi dan menilai apakah kegiatan yang dilaporkan tersebut masuk kedalam pelanggaran Pemilu atau tidak.
"Bawaslu akan menilai, karena konteksnya bisa bermacam-macam," jelas Viryan.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 11 April 2019

Komisioner KPU Menilai Adanya Kejanggalan Mengenai Surat Suara Tercoblos

Pemberitaan mengenai surat suara yang sudah tercoblos menjadi perbincangan hangat di banyak kalangan pengamat politik, hal ini dikarenakan menurut mereka adanya kejanggalan dalam hal tersebut.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Komisioner KPU Hasyim Asy'ari yang menilai adanya kejanggalan mengenai surat suara tercoblos yang ditemukan di Selangor, Malaysia. Ia pun belum bisa memastikan apakah surat suara tersebut asli dari KPU atau bukannya.
Ia mengatakan jika benar surat suara tersebut berasal dari KPU, maka akan tersimpan dalam sebuah kotak yang telah disiapkan penyelenggara pemilu. Akan tetapi, dalam video yang beredar disimpan dalam kantong plastik yang ada di sebuah rumah kosong.
Hasyim juga mengatakan berdasarkan standar operasional (SOP) yang ditetapkan KPU, maka surat suara yang berada di luar negeri tersebut harusnya disimpan di kedutaan besar Republik Indonesia atau tempat yang memiliki tingkat keamanan yang mumpuni.
Ia seolah tidak percaya dengan surat suara yang sudah tercoblos, dan tersimpan didalam rumah kosong yang telah terbungkus dalam karung.
"Bagi kami jadi pertanyaan, kok di dalam karung atau kantong. Kemudian kok orang begitu mudah masuk kesitu, buka kantong lalu membuka barang-barang cetakan itu. Gimana ceritanya bisa gini?," kata Hasyim dalam konfrensi pers di Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).
Diketahui, surat suara yang sudah tercoblos pasangan capres-cawapres nomor urut 01 di Malaysia, yang dikhususkan untuk pemungutan suara melalui pos yang dikirim ke tempat masing-masing pemilih.   
Menanggapi hal itu, Hasyim mengatakan bahwa apabila menyangkut surat suara yang dikirim melalui jasa pengiriman itubekerja sama dengan KPU seperti Pos. Maka hal tersebut juga harus disimpan berdasarkan standar operasional yang ada.
"Kantor perwakilan itu memadai jika disimpan (surat suara) di situ dengan SOP tertentu, yaitu digembok, dikunci, dan disegel pintunya, persyaratan juga lalu ada kamera pengawas (CCTV) yang bisa pantau dari waktu ke waktu," ucapHasyim.
Sebelumnya diketahui, beredarnya video tentang penggerebekan lokasi tempat penyelundupan surat suara yang sudah tercoblos di sebuah ruko di kawasan Bangi, Selangor, Malaysia. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa surat suara pilpres dan pileg yang sudah tercoblos.


Sumber: Akurat.co