Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2019

Inilah Bahaya Lensa Kontak, Masih Tertarik Untuk Menggunakannya?

Peranan lensa kontak untuk penderita mata minus ataupun plus memang sangat membantu, tentu saja selain tidak harus menggunakan kacamata.
Lensa kontak merupakan perangkat medis pembantu yang telah diatur oleh Food and Drug Administration (FDA), sebuah badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.
Tidak sedikit orang yang beralih menggunakan lensa kontak ketimbang kacamata. Jika memakai kontak lensa, ada banyak keuntungan yang mereka peroleh, seperti dapat mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata untuk penglihatan yang optimal, hingga penglihatan tepi yang tidak terhalang.
Namun, lensa kontak juga memiliki efek samping yang berbahaya untuk kesehatan mata. Sebelumnya kita telah membahas dampak-dampaknya, berikut ini lanjutan dari efek samping penggunaan lensa kontak yang AkuratHealth lansir dari Boldsky.
Ulkus kornea
Efek samping lain dari lensa kontak adalah terjadinya ulkus kornea yang memberikan gejala berupa sakit mata, air mata berlebihan, sensasi benda asing di mata, dan pandangan memburuk atau kabur.
Hal ini dapat terjadi ketika kontaminasi bakteri berkembang di permukaan endapan pada lensa kontak lunak dan dapat berkembang biak dengan cepat di sana. Sehingga menciptakan biofilm bakteri yang memasok agen infeksi ke kornea yang tertekan.
Penggunaan lensa kontak terlalu lama membuat kornea tidak mendapat cukup oksigen, sehingga rentan terjadi infeksi.
Bakteri dapat tumbuh pada lensa kontak yang tidak dibersihkan dengan baik, yang berakibat bakteri berkembang dan memicu terjadinya ulkus, bila lensa kontak yang terkontaminasi tadi dipakai dalam waktu lama.
Mata merah 
Mata merah terjadi saat seseorang memakai lensa kontak selama berjam-jam, terutama sepanjang malam. Ini memberikan lingkungan yang lembab bagi mikroorganisme untuk berkembang biak. Penyebab lain mata merah termasuk lensa cacat, endapan lensa yang menyebabkan iritasi, atau lensa yang tidak pas.
Keratitis 
Keratitis adalah iritasi atau cedera pada lapisan terluar kornea yang menyebabkan membuat mata sakit dengan berbagai macam hal seperti nyeri, bengkak dan iritasi. 
Cedera kornea akibat pemakaian lensa kontak bisa terjadikarena lensa kontak yang kurang bersih, pemakaian yang terlalu lama, atau akibat cairan pembersih lensa yang terkontaminasi.


Sumber: Akurat.co

Kamis, 04 Juli 2019

Untuk Pertama Kalinya Setelah 40 Tahun, Ilmuwan Berhasil Hapus HIV dari DNA Tikus

Penyakit HIV memang salah satu penyakit yang paling banyak menelan korban jiwa, selain penularannya yang dari sex bebas, HIV juga bisa ditularkan oleh orang tua yang memiliki penyakit HIV terhadap anaknya.
Sampai saat ini belum benar-benar ada obat untuk menyembuhkan penyakit HIV. Sains dan pengobatan modern belum mencapai ke titik tersebut. Namun, para ilmuwan baru-baru ini telah membuat kemajuan dalam percobaannya.
Melansir Ubergizmo, Rabu (3/7), berkat teknologi pengeditan gen CRISPR dan proses perawatan yang dikenal sebagai LASER ART, para ilmuwan di Temple University dan University of Nebraska Medical Center mengklaim telah berhasil menghilangkan penyakit HIV dari sekelompok tikus.
Para ilmuwan tersebut berhasil menghilangkan HIV dari DNA sembilan tikus hidup. Hasil ini jelas merupakan sebuah kemajuan yang baik dalam upaya dunia medis untuk menemukan obat dari penyakit berbahaya itu.
"Kami pikir penelitian ini adalah terobosan besar, karena untuk pertama kalinya setelah 40 tahun hasilnya menunjukkan bahwa epidemi AIDS dan penyakit HIV adalah penyakit yang dapat disembuhkan," ungkap Dr. Kamel Khalili, salah satu peneliti yang terlibat.
Cara kerjanya sendiri adalah dengan menggunakan LASER ART untuk membantu mengurangi pertumbuhan HIV pada subjek. Kemudian, para peneliti menggunakan CRISPR untuk memotong semua DNA yang masih dan sudah terintegrasi dengan HIV.
Berdasarkan temuan mereka, virus tidak kembali pada sembilan dari 21 tikus yang telah mereka uji coba. Keberhasilan ini menghasilkan rencana untuk mulai mengujinya pada primata. Jadi, penerapannya kepada manusia masih akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Sumber: Akurat.co

Senin, 10 Juni 2019

Lebih Waspada, Penyakit Paru-paru Mengancam Orang-orang Yang Berkerja di Bidang Ini

Hasil survey menunjukan bahwa 300 orang di Indonesia meninggal akibat penyakit yang ada diparu-parunya.
Penelitian juga telah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan. Lingkungan kerja bisa berpengaruh terhadap kesehatan seseorang secara keseluruhan, yang mana dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang memengaruhi jantung, paru-paru, dan setiap organ lainnya. 
Sekitar 17 persen penyakit yang menyerang paru-paru diketahui disebabkan oleh paparan pekerjaan. Seseorang yang memiliki masalah yang berhubungan dengan pernapasan seperti asma juga menunjukkan kondisi individu yang semakin memburuk.
Kesehatan paru-paru dapat terkena dampak negatif dari polutan seperti bahan kimia, kuman, asap tembakau, kotoran, serat, debu, dan lain-lain. Hal-hal yang sering dianggap tidak berbahaya bagi kesehatan pada kenyataannya berbahaya, dan dapat menghalangi jalan napas dan merusak paru-paru. 
Di bawah ini ada beberapa pekerjaan yang membahayakan paru-paru seseorang yang mana risiko pekerjaan itu menyebabkan jaringan parut atau fibrosis, asma, PPOK, dan infeksi atau kanker pada paru yang telah dilansir dari Boldsky. 
Housekeeper dan cleaning service
Perlengkapan alat pembersihan yang digunakan untuk membersihkan sesuatu dikemas dengan sejumlah besar bahan kimia berbahaya yang dapat berkembang dan memicu asma. 
Zat kimia dalam pembersih ini reaktif dan dapat bereaksi buruk dengan jaringan paru-paru orang yang bekerja sebagai housekeeping maupun cleaning service . Pembersih organik pun juga tidak lebih baik, karena melepaskan senyawa organik yang mudah menguap yang mana itu dapat menyebabkan masalah pernapasan kronis dan reaksi alergi.
Bartender dan waitress
Bekerja di ruangan yang dipenuhi asap sangat berbahaya bagi paru-paru seseorang. Bekerja sebagai bartending dan waitress sangat di sebuah klub malam sangat tidak mungkin tidak terkena paparan zat asap yang begitu banyak dan berbahaya.
Asap bekas yang dihasilkan dari rokok ini dan jenis peralatan merokok lainnya seperti shisha adalah beberapa penyebab utama kanker paru-paru.
Penata rambut 
Penggunaan bahan kimia yang digunakan secara konstan untuk pewarnaan rambut dan penataan rambut berbahaya bagi organ pernapasan orang yang bekerja sebagai hairstylist yang dapat menyebabkan asma akibat pengaruh pekerjaan. 
Banyak produk pelurus rambut mengandung formaldehyde, karsinogen yang dikenal yang merupakan penyebab utama kanker paru-paru dan iritasi.

Sumber: Akurat.co

Minggu, 09 Juni 2019

Inilah 7 Alasan Mengapa Nyamuk "Menggigit" Anda!

Saat sedang berkumpul bersama teman-teman, pernahkah anda merasa hanya anda yang dikelilingi oleh nyamuk?
Nah, bersiaplah untuk kaget karena ini bukan hanya isapan jempol dari imajinasi Anda. Sesuai ilmu pengetahuan, serangga penghisap darah ini tertarik pada beberapa orang karena alasan tertentu.
Berikut adalah 7 alasan mengapa nyamuk menggigit beberapa orang lebih dari yang lain.
Jika Anda baru saja berolahraga
Nyamuk dapat merasakan karbondioksida dari jauh. Setelah sesi latihan yang intens, orang-orang bernapas lebih berat dan melepaskan lebih banyak karbondioksida, yang menarik nyamuk. Serangga penghisap darah juga tertarik ke asam laktat, yang diproduksi setelah Anda berolahraga.
Jika Anda sakit
Nyamuk jauh lebih tertarik pada orang sakit dibandingkan dengan orang yang sehat. Alasannya karena suhu tubuh dan pelepasan karbondioksida yang berlebihan.
Jika Anda mengenakan pakaian gelap
Jika Anda tidak ingin nyamuk menggigit Anda, maka pertimbangkan untuk mengenakan pakaian bewarna gelap. Warna gelap menyerap lebih banyak panas, yang menurut nyamuk menarik.
Jika pakaian Anda berbau
Ketika kita berkeringat, kita melepaskan berbagai jenis senyawa. Bakteri memecah senyawa ini dan menciptakan bau, yang dapat menarik nyamuk dengan mudah. Jadi pastikan Anda mengenakan pakaian bersih jika tidak ingin digigit.
Jika Anda minum bir
Jika Anda suka menenggak bir, Anda akan menarik lebih banyak nyamuk. Sesuai penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Mosquito Control Association, bir meningkatkan jumlah etanol dalam keringat, yang disukai oleh nyamuk.
Jenis darah
Anda tidak dapat melakukan perubahan apa-apa pada hal ini. Karena memang golongan darah Anda juga memiliki peran besar di dalamnya. Nyamuk lebih tertarik pada beberapa jenis darah dibandingkan dengan yang lain. Studi menunjukkan bahwa serangga lebih tertarik untuk mengigit darah O dibandingkan dengan golongan darah lainnya.
Jika kakimu bau
Pernah bertanya-tanya mengapa nyamuk lebih banyak menggigit kaki? Itu karena bakteri alami pada kulit. Bakteri membuat kulit berbau, sehingga nyamuk lebih tertarik padanya.

Sumber: Akurat.co

Minggu, 05 Mei 2019

Jangan Salah, Pisang Superfood Yang Tidak Ada Lawannya!

Superfood, atau makanan super, adalah makanan – sebagian besar berbasis nabati tetapi juga beberapa ikan dan susu – yang dianggap padat nutrisi dan baik untuk kesehatan seseorang. Blueberry, salmon, kale, dan acai hanyalah beberapa contoh makanan yang telah mendapatkan label “superfood”.
Banyak orang kini berpindah mengonsumsi buah gojiberry, quinoa, dan teh hijau. Itu dianggap sebagai makanan super atau superfood. Padahal, ada buah yang dari dulu tetap disebut superfood dan tidak ada lawannya. Pisang.
Ya, pisang. Itu adalah buah paling sempurna yang memiliki karbohidrat alami dan mengandung lima nutrisi penting untuk tubuh. Mulai dari meningkatkan mood hingga menyehatkan kesehatan perut. Apalagi, mengonsumsi pisang baik dilakukan kapanpun.
AkuratHealth melansir Daily Mail, ada beberapa alasan kenapa pisang disebut superfood. Ini menegaskan agar orang tidak lagi berpikir dan menganggap sebelah mata pisang, sebagai buah yang murah bahkan murahan.
Menyembuhkan sakit perut
Kebanyakan orang mengonsumsi kombucha dan kimchi untuk membantu menyehatkan perut. Padahal, bakteri baik pada perut juga bisa dikendalikan oleh pisang. Uniknya, pisang memiliki kemampuan yang sama seperti kimchi dan kombucha yang harganya relatif mahal.
“Pisang hijau salah satu sumber alami yang memiliki nutrisi terbaik untuk perut. Jika perutmu sedang bermasalah, cukup campurkan pisang pada yogurt,” kata pakar diet, Susie Burrell.
Menurunkan risiko penyakit berat
Sudah banyak penelitian menyebutkan bagaimana makanan berdampak penting bagi kesehatan jangka panjang. Dan pisang merupakan buah yang kerap diteliti.
“Pola konsumsi buah dan sayuran berkaitan untuk menurunkan risiko penyakit kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Orang mengonsumsi pisang bisa menurunkan riko serangan asma,” tuturnya.
Mengandung 5 nutrisi penting
Satu pisang mengandung 13 persen vitamin B6, 17 persen folate, 10 persen vitamin C, delapan persen fiber, dan 10 persen magnesium.
“Pisang juga mengurangi kelelahan otot dan memperkuat fungsi otak,” terang Burrell.
Meningkatkan mood
Jika kamu sudah malas bekerja di atas jam 3 sore, sebaiknya kamu mengonsumsi pisang. Itu mengandung tryptophan;asam amino yang memiliki peranan untuk meningkatkan mood. Kandungan fiber yang kuat juga membuat semakin tahan lapar.
Pemanis alami pada roti
Keinginan untuk membuat makanan sehat tanpa gula, maka tambahkan saja pisang.
“Pisang bisa menggantikan gula pada roti,” ujar Burrell.

Sumber: Akurat.co

Kamis, 02 Mei 2019

Bulan Puasa Takut Penyakit Maag Kambuh? Begini Cara Berpuasa bagi Penderita Maag

Sebentar lagi kita akan memasukin bulan Ramadan dan penyakit maag tentu tak bisa dipisahkan dan tak asing juga di telinga. Banyak di sekitar kita memiliki masalah maag bahkan Anda sendiri pernah mengalaminya kan? Seseorang yang mengidap maag tak boleh telat makan dan perut kosong.
Lantas bagaimana menyikapinya karena sebentar lagi tiba bulan Ramadan dan tak boleh makan dan minum selama 13 jam?
Dr. Juwalita Suraprasi, M. Gizi, Sp. GK, spesialis Gizi Klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, memberikan tips bagi yang mengidap penyakit maag untuk menjalankan ibadah puasa.
"Secara umum harus menghindari makanan ketika makanan yang bisa bertahan lama di perut seperti mengandung banyak minyak, harus makan-makanan yang lebih berserat, dan porsinya juga jangan langsung besar, harus kecil dahulu biar nggak kaget," katanya kepada AkuratHealth baru-baru ini.
Penderita maag menurutnya harus memiliki food list, karena masing-masing penderita memiliki perbedaan tingkat keparahan dan kebutuhannya.
"Kalau buah-buahan itu individual banget, kalau pasien saya harus punya food list. Tidak semuanya sama, seperti tidak boleh makan apel, ada juga yang boleh," lanjutnya.
Selain itu, minum teh ataupun kopi setelah berbuka puasa nampaknya sudah menjadi kebiasaan banyak orang, tak terkecuali penderita penyakit maag. Kebiasaan ini harus cepat ditinggalkan.
"Mengonsumsi kopi, teh itu harus hati-hati karena bisa membuat asam lambung jadi naik, seharusnya jangan dulu," pungkasnya.


Sumber: Akurat.co

Rabu, 24 April 2019

Mulai Dari Sekarang, Jangan Terlalu Banyak Konsumsi Daging Olahan!

Pernah mengkonsumsi daging olahan? pastinya pernah dong! Enak bukan? Enak dong pastinya! Tapi, tau tidak kalau terlalu banyak mengkonsumsi daging olahan itu berbahaya? bahkan sangat berbahaya!
Hanya makan sedikit daging olahan seperti bacon setiap hari bisa memicu kanker usus. Itu diungkapkan dari hasil penelitian Universitas Oxford yang didanai oleh Cancer Research UK. Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan mengonsumsi daging merah olahan juga berbahaya.
Para peneliti menganalisis data setengah juta orang yang diperoleh dari Biobank. Ternyata, 40 orang dari sebanyak 10 ribu orang yang mengonsumsi 21 gram daging olahan menderita kanker usus. Selain itu, mereka juga meneliti 2609 orang yang mengalami kanker usus selama enam tahun. 
“Kajian ini meunjukkan semakin banyak daging yang kamu konsumsi, maka kamu semakin berisiko terkena kanker,” ujar Emma Shields, manajer iformasi dari Cancer Research UK, dilansir BBC pada Jumat (19/4).
“Semakin sedikit mengonsumsi daging olahan, maka semakin sedikit kemungkinan terkena kanker usus,” imbuhnya. 
Padahal, banyak orang di negara maju khususnya, terbiasa mengonsumsi daging olahan. Para pakar pun meminta masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging olahan. Itu dikarenakan kebiasaan orang mengonsumsi burger dan pizza yang umumnya mengandung daging olahan.
Penyebab utama daging olahan menyebabkan kanker karena bahan kimia yang digunakan. Selain, daging olahan juga dimasak dalam temperature tinggi yang menyebabkan munculnya bahan kimia carcinogenic.


Sumber: Akurat.co

Obati Penyakit Punggung Dengan Metode Lintah

Apa yang pertama kali anda rasakan ketika mendengar kata "Lintah"? Jijik, geli, bahkan takut bukan? Eits jangan salah, ternyata penelitian membuktikan bahwa lintah yang biasa menghisap darah itu bisa menyembuhkan penyakit nyeri punggung dibandingkan dengan obat kimia. 
Peneliti menyatakan lintah bisa menyembuhkan nyeri dan merileksasi otot karena mengandung bahan kimia aktif biologis yang alami. Caranya cukup lintah ditempelkan pada bagian punggung yang nyeri.
Hasil penelitian itu membuktikan dua pertiga responden yang menggunakan lintah tidak lagi mengalami rasa nyeri. Hal itu setelah para partisipan harus menghabiskan waktu selama satu jam untuk terapi olehraga yang ternyata tidak memberikan dampak nyata.
Para peneliti pun mengklaim bahwa terapi lintas lebih efektif dibandingkan olahraga, yoga, atau pun akupuntur untuk merawat nyeri belakang.
“Lintah bisa menjadi solusi yang potensial ke depannya,” kata pemimpin penelitian dari Universitas Immanuel di Berlin, Jerman, Dr Andreas Michalsen, dilansir The Sun pada Minggu (21/4). 
Andreas menyarankan agar para penderita nyeri punggung sebaiknya menjalankan terapi lintah. Biasanya, mereka bisa dinyatakan sembuh setelah beberapa kali menjalani terapi tersebut.
Namun, dari ahli fisioterapi, Ashley James, mengungkapkan sakit punggung merupakan suatu penyakit yang kompleks karena dipengaruh faktor fisik, psikilogis, dan sosial.
“Setiap orang bisa saja mendapatkan solusi yang berbeda,” katanya.


Sumber: Akurat.co

Selasa, 09 April 2019

Ternyata Berenang di Laut Bisa Mengatasi Migrain, Lho!

Liburan kepantai memang sangat menyenangkan, apalagi kalau kita bisa berenang di laut yang pantainya kita kunjungi, tentu sangat menyenangkan. Tapi tahu tidak, kalau ternyata berenang di laut bisa menyembuhkan migrain?
Hal ini di ungkapkan oleh Beth Francis dan Andrew Clark yang membuat film dokumen tentang bagaimana cara menyembuhkan migrain. Hal yang dilakukan adalah dengan berenang di laut.
Beth yang mengalami migraine ternyata bisa sembuh setelah berenang secara teratur di lautan yang dingin. Itu dilakukan bukan hanya sehari atau dua hari, tetapi dilakukan selama 100 hari.
Sebenarnya selain berenang, beraktivitas di luar ruangan juga bisa membantu menyembuhkan migrain. Dia pun selalu berenang di Laut Anglesey, Inggris, setelah membaca penelitian kalau berenang di laut bisa menyehatkan.
Beth dan Andrew, 29, mulai mempublikan pengalaman berenangnya ke media sosial. Mereka memberikan nama, 100 Days of Vitamin Sea.
Proyek itu mendapatkan perhatian dari banyak pihak, terutama penderita migraine lainnya. Aksi itu dilaksanakan sejak Oktober 2017 dan terus berlanjut.
“Program itu sepertinya menyentuh perhatian banyak orang,” kata Beth dilansir BBC pada Minggu (7/4). “Itu menjadi pengalaman yang menakjubkan,” tuturnya. 
Dia pun bekerja sama dengan sebuah universitas untuk penelitian lebih lanjut mengenai penyembuhan migrain.
Sementara itu, juru bicara lembaga Migraine Action, memuji langkah Beth menemukan cara terbaik untuk menyembuhkan penyakit migrainnya.
“Jika itu berhasil bagi dia, itu merupakan hal yang sangat positif,” tuturnya.


Sumber: Akurat.co

Senin, 08 April 2019

Selain Menjaga Pola Makan, Latih Kekuatan Otot Juga Turunkan Risiko Diabetes

Sekarang, Diabetes tidak hanya menyerang orangtua saja, anak muda pun sekarang juga bisa terserang yang namanya diabetes. Lalu bagaimana cari mencegah atau mengurangi persentase terkena diabetes? yang pertama, jelas adalah pola makan, dan yang kedua adalah olahraga.
Olahraga otot yang cukup ternyata bisa mencegah risiko terkena diabetes tipe dua. Maklum, diabetes menjadi penyakit yang menjadi momok bagi orang modern. Penyakit itu berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat.
Peneliti mengkaji 4.681 orang yang hidup tanpa menderita diabetes selama delapan tahun. Mereka melakukan gerakan memperkuat otot di kaki dan tangan. Mereka juga melakukan treadmill. Selama delapan tahun, 229 orang ternyata mengalami diabetes. Itu menunjukkan olahraga ringan memang bisa mengurangi risiko diabetes.
“Kamu tidak perlu menjadi Hulk untuk mengurangi risiko diabetes,” ujar pemimpin penelitian Angelique Brellenthin dari Universitas Negeri Iowa di Ames, Amerika Serikat (AS) dilansir Reuters pada Minggu (7/4).
“Melakukan aktivitas ringan untuk memperkuat otot ternyata memiliki dampak yang besar,” kata Brellenthin.
Diabetes tipe dua merupakan penyakit yang umum. Itu berkaitan dengan obesitas dan penuaan. Itu dikarenakan tubuh tidak bisa mengolah insulin menjadi gula darah menjadi energi. Diabetes juga kerap dikaitkan dengan riwayat keluarga, merokok, minum alkohol, dan tekanan darah tinggi.
Olahraga yang berkaitan dengan otot ternyata sangat penting.
“Otot merupakan metabolisme yang aktif dan menggunakan glukosa dalam jumlah yang besar,” kata Dr. Tahseen Chowdhury dari Royal London Hospital, Inggris, yang tidak ikut dalam penelitian tersebut.
Otot yang besar cenderung akan menggunakan lebih banyak glukosa.
“Otot juga akan lebih sensitif dan berdampak pada insulin untuk meningkatkan asupan glukosa,” papar Chowdhury.
Pertanyaan berapa lama olahraga otot untuk mencegah diabetes?
“Cara terbaik mencegah diabetes menghindari kalori tinggi dan rajin aktivitas fisik seperti aerobik selama 30 menit selama 5-6 hari dalam sepekan,” saran Dr. Stefano Volpato dari Universitas Ferrara di Italy.


Sumber: Akurat.co