Selasa, 02 Juli 2019

Belanja Online Melalui Media Sosial Dinilai Berbahaya Oleh Kominfo

Tak bisa dipungkiri, media sosial memang sering juga digunakan untuk berjualan online oleh beberapa orang yang melihat peluang bisnis disektor tersebut,
Namun berjualan secara online dinilai kurang aman bagi konsumen karena tidak adanya jaminan keamanan.
Ditjen Aptika Kementerian Komunifo Semuel Abrijani Pangerepan menjelaskan jejaring sosial bukanlah tempat untuk melakukan transaksi jual beli. Pasalnya platform yang digunakan tidak bisa menjamin keamanan ketika melakukan transaksi.
"Media sosial bukan tempat untuk berdagang. Bagaimana kita bisa mendapat jaminan dari transaksi itu? Itu bahaya. Sekarang kalo ada kejadian lapor ke mana," kata Semuel kepada wartawan, Senin (1/7/2019), di Jakarta.
Semuel menerangkan jejaring sosial akan lebih tepat digunakan sebagai layanan komunikasi agar bisa terhubung dengan pengguna lainnya.
"Medsos itu untuk jejaring sebenarnya. WhatsApp itu untuk komunikasi private, kalau mau ngomong sama dunia pakai Twitter," tegasnya.
Kendati banyak yang pelaku usaha yang menjual barangnya melalui jejaring sosial, Semuel menyarankan agar masyarakat untuk lebih memilih marketplace atau e-commerce ketika melakukan aktivitas belanja online.
Menurutnya, jika terjadi masalah ketika transaksi konsumen bisa mengetahui di mana mereka harus melapor.
"Kalau media sosial, belum tentu penjualnya aja pake nama asli,” paparnya.

Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar